
Kejurnas Ilmu Bela diri Campuran Amatir (IBCA) MMA 2025 Piala Dankorps Brimob Polri digelar di Mako Brimob Polri Kelapa Dua, Depok, pada 18-21 November.
JawaPos.com - Kejurnas Ilmu Bela diri Campuran Amatir (IBCA) MMA 2025 Piala Dankorps Brimob Polri digelar di Mako Brimob Polri Kelapa Dua, Depok, pada 18-21 November.
Ketua Umum Pengprov IBCA MMA DKI Jakarta Brigjen Pol. Gatot menyebutkan, ajang ini diikuti 516 atlet dari 20 Provinsi. Itu pun karena peserta dibatasi. Jika tidak, ada 1000 atlet yang tampil. Hana saja, ketersediaan wasit dan juri belum banyak..
Dari event ini pihaknya berharap atlet-atlet internasional bisa terus tumbuh hingga bisa tampil di UFC kelak. Gatot mengatakan, kejuaraan ini digelar sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi bagi para atlet, baik dari DKI Jakarta juga peserta lainnya yang datang dari 20 Provinsi di Indonesia.
"Kegiatan ini diharapkan menjadi ajang pembuktian, kehormatan dan wadah pembinaan untuk melahirkan atlet tangguh yang menjunjung tinggi sportifitas disiplin dan keberanian, " katanya.
Gatot menyampaikan, kejurnas IBCA MMA ini juga sebagai ajang seleksi atlet untuk mengikuti kejuaraan internasional baik asia maupun dunia nantinya.
Kepada ratusan peserta Gatot berpesan kejurnas IBCA MMA ini bukan semata-mata hanya untuk meraih sabuk juara, tapi bagaimana mampu tampil dengan keberanian, strategi dan sikap ksatria
Gatot juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam kompetisi ini, sehingga kejurnas IBCA MMA Piala Dankor Brimob Polri bisa terlaksana dan diharapkan bisa menjadi agenda tahunan nantinya.
Sekretaris Jenderal PP IBCA MMA Maraden Lumbantoruan menambahkan, ajang ini sebagai peluang bagi para atlet untuk mengasah dan menunjukkan prestasi yang dimiliki.
"Melalui kejuaraan yang konsisten, diharapkan prestasi yang dimiliki terus mengalami peningkatan dan bisa diandalkan di event - event internasional, " paparnya.
Deni Daffa menjadi salah seorang petarung yang dihaapkan bisa tembus ke Ultimate Fighting Championship (UFC). Sebelumnya, petarung asal Bengkulu itu sukses menumbangkan atlet Tiongkok Jinliang Zhou pada One Pride MMA 88.
Kemenangan itu membuatnya bakal mendapat beasiswa di UFC Performance Institute di Shanghai tahun depan. Namun, sebelum ke sana, petarung berjuluk The Destroyer itu melatih adikmya dan tim Bengkulu di ajang ini.
"Saya di event ini sebagai pelatih. Saya tidak sendiri, ada papa saya, ada kakak saya untuk bawa tim IBCA Bengkulu dan Sub Resmob Polda Bengkulu," bebernya saat diwawancarai.
Total ada 10 atlet yang dibawa termasuk adik bungsunya, Deni Zabran. "Ya turun temurun lah dari kakek saya, bapak saya, semua penggiat olahraga beladiri," katanya.
Secara persiapan seperti biasa denan maintenance fisik dan teknik. "Sisanya kami akan buktikan di pertandingan nanti. Kalau target, saya terus terang. Yang penting mereka selamat, dan hasilnya yang terbaik," tuturnya.
IPDA Muhammad Nazib, Danki 4 Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Jatim menutrkan secara khusus mengirimkan 7 atlet.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
