Valentin Vacherot. (Dok. BBC)
JawaPos.com – Petenis asal Monako, Valentin Vacherot, mencatatkan sejarah dalam Shanghai Masters 2025. Memulai turnamen kategori ATP Masters 1000 sebagai pemain kualifikasi, bahkan tidak masuk dalam daftar awal, petenis ranking 204 dunia itu secara mengejutkan tampil sebagai juara.
Tidak ada petenis dengan ranking lebih rendah dari Vacherot yang bisa juara ATP Masters 1000 sejak kategori itu dipakai mulai 1990.
Kalahkan Sepupu di Final
Dongeng Vacherot di Shanghai makin spesial lagi karena yang dikalahkan dalam final pada Minggu (12/10) malam notabene sepupunya sendiri, petenis Prancis Arthur Rinderknech, dengan skor 4-6, 6-3, 6-3.
Rinderknech pun bukan petenis unggulan. Vacherot dan Rinderknech juga memiliki sepupu lain yang berkarier di tenis profesional, masing-masing Chloe Paquet (Prancis) dan Benjamin Balleret (Monako).
Sesuai pertandingan, Rinderknech memuji Vacherot. ”Valentin, kau memberikan segalanya. Aku sangat bahagia untukmu. Dua sepupu lebih kuat dari satu,” kata Rinderknecht seperti dikutip dari The Athletic.
Vacherot membalasnya dengan ucapan terima kasih. Keduanya, diketahui saling mendukung saat kuliah bersama di Texas A&M University. ”Aku bermimpi bergabung denganmu di ranking 100 besar dan sekarang kita bersama (di 100 besar), dan semoga kita bisa bertahan lama di sana,” tutur Vacherot yang per kemarin (13/10) naik ke ranking 40 dan Rinderknech di ranking 28.
Perjalanan Luar Biasa
Vacherot punya kesempatan mengikuti Shanghai Masters sebagai pemain alternatif. Dia bisa tampil di babak kualifikasi karena beberapa pemain mengundurkan diri. Petenis 26 tahun itu juga nyaris terhenti di babak kualifikasi setelah hampir kalah oleh Liam Draxl.
Tetapi, setelah itu Vacherot menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan lima unggulan mulai dari Alexander Bublik (unggulan ke-14), Tomas Machac (20), Tallon Griekspoor (27), Holger Rune (10), hingga Novak Djokovic (4) di semifinal.
Meski tampil mengejutkan dengan melaju ke final, tapi Vacherot tidak merayakan kemenangan lawan Djokovic secara berlebihan. Dia tahu lawan tidak dalam kondisi prima. ”Jujur saja, tanganku gemetar (saat lawan Djokovic, Red),” kata Vacherot dikutip dari RFI.
RANKING TERENDAH JUARA ATP 1000
Petenis Ranking Turnamen
Valentin Vacherot (Monako) 204 Shanghai Masters 2025
Borna Coric (Krosia) 152 Cincinnati Open 2022
Roberto Carretero (Spanyol) 143 Hamburg Open 1996
Mikael Pernfors (Swedia) 95 Canadian Open 1993
Alexei Popyrin (Australia) 62 Canadian Open 2024

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
