
Menpora RI, Erick Thohir, bertemu dengan Ketua KOI, Raja Sapta Oktohari, membahas perihal persiapan SEA Games 2025 dan anggaran yang sampai saat ini baru tersedia Rp10 miliar. (Dok. NOC Indonesia)
JawaPos.com - Kabar tak sedap menghantui persiapan tim Indonesia menuju SEA Games 2025 di Thailand. Anggaran pemerintah yang disiapkan untuk pesta olahraga bergengsi se-ASEAN itu sampai saat ini dikabarkan baru tersedia Rp10 miliar.
Sesuai jadwal, SEA Games 2025 akan digelar pada 9-20 Desember mendatang. Multi-event dua tahunan tersebut bakal berlangsung di tiga kota di Thailand, yakni Bangkok, Chonburi, dan Songkhla.
Artinya, persiapan tim Indonesia untuk SEA Games 2025 menyisakan beberapa bulan saja. Namun seiring dengan mepetnya waktu persiapan, kendala anggaran justru datang.
Dana yang disediakan oleh pemerintah untuk pesta olahraga tersebut baru sebesar Rp10 miliar. Situasi ini diungkapkan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, setelah bertemu dengan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI)/NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari pada Senin (22/9).
"Memang anggaran yang hari ini masih terkunci karena persiapan SEA Games ini tinggal 2 bulan. Dari pendanaan yang sekarang tersedia itu baru Rp10 miliar," kata Erick Thohir.
Erick menjelaskan, dana Rp10 miliar nantinya hanya bisa untuk memberangkatkan 120 atlet saja. Nominal dan jumlah atlet ini sangat menurun dibanding edisi sebelumnya.
Pada SEA Games Phnom Penh 2023, tim Indonesia diperkuat 599 atlet, terdiri dari 379 putra dan 220 putri. Dana yang dikucurkan oleh pemerintah saat itu mencapai Rp55,2 miliar.
Bahkan jumlah Rp10 miliar ini jauh dari kata ideal yang mencapai Rp45-65 miliar. Artinya atlet yang akan masuk dalam tim Indonesia dan diberangkatkan ke SEA Games 2025 berpotensi berkurang banyak.
Karena itu, Erick yang merupakan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berjanji akan coba berkoordinasi dengan Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas penyediaan anggaran untuk SEA Games 2025.
"Dari pendanaan yang sekarang tersedia itu baru Rp10 miliar, berarti kita hanya bisa mengirim 120 atlet. Karena itu saya ingin duduk dengan Menkeu," terang Erick.
"Tapi dia sibuk sekali, kasihan. Tapi saya yakin Pak Menkeu punya kecintaan yang sama dengan olahraga nasional karena rata-rata mengirim atlet 900-an," jelasnya menambahkan.
Sementara itu, Raja Sapta Oktohari selaku Ketua NOC Indonesia, menyampaikan bahwa pihaknya tetap mendukung pemerintah terkait SEA Games 2025. Tapi dia menekankan bahwa dukungan anggaran yang realistis harus dipastikan lebih dahulu sebelum membicarakan target medali.
“Sebelum bicara target, kepastian anggaran harus lebih dulu diputuskan. Kalau hanya Rp10 miliar, tentu effort-nya sangat berat," tegas Okto, sapaan karib Raja Sapta Oktohari.
"Kami tidak ingin masyarakat menilai seolah-olah NOC Indonesia tidak bekerja maksimal. Ini harus menjadi tanggung jawab bersama semua stakeholder, bukan hanya Menpora,” imbuhnya.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
