Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 September 2025 | 02.55 WIB

Penilaian Karel Mainaky Soal 3 Racikan Baru Ganda Putri: Ana/Trias dan Rachel/Febi Oke, Lanny/Tiwi Belum Klop

Amallia/Lanny dan Rachel/Febi jadi dua dari tiga pasangan baru di sektor ganda putri utama Pelatnas PBSI. (Dok: PBSI) - Image

Amallia/Lanny dan Rachel/Febi jadi dua dari tiga pasangan baru di sektor ganda putri utama Pelatnas PBSI. (Dok: PBSI)

JawaPos.com - Pelatih ganda putri utama Pelatnas PBSI, Karel Mainaky memberikan penilaiannya terhadap debut tiga racikan pasangan barunya di Hong Kong Open 2025. Dia menilai dua dari tiga duet yang ada sudah cocok, sementara satu pasangan lain masih belum klop.

Hong Kong Open 2025 menjadi panggung pertama untuk sektor ganda putri Pelatnas PBSI yang melakukan perombakan besar-besaran. Pelatih Karel menetapkan tiga pasangan baru dan mengembalikan satu yang lama berpisah.

Tiga duet baru tersebut adalah Amallia Cahaya Pratiwi/Lanny Tria Mayasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari. Sementara satu pasangan yang dikembalikan adalah Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Nah debut tiga pasangan ganda putri baru Indonesia cenderung mengkhawatirkan. Mereka berguguran di babak-babak awal, bahkan salah satunya langsung kandas di babak pertama Hong Kong Open 2025. Yakni Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum.

Meski begitu, Karel menilai performa Rachel/Febi dan Ana/Trias ternyata sudah cukup baik. Ia menyebut kedua pasangan itu sudah menemukan kecocokannya.

"Untuk ganda putri, penampilan pertama Ana/Trias dan Rachel/Febi lumayan baik. Secara permainan dan chemistry sudah terlihat klop," kata Karel dalam keterangan resmi PP PBSI, Senin (15/9).

"Hanya memang masih diperlukan waktu dan pengalaman bertanding untuk semakin menumbuhkan keyakinan di dalam lapangan. Beberapa momen kemarin terlihat satu dua kesalahan sendiri membuat mereka menjadi down. Itu yang tidak boleh terjadi," tambahnya.

Rachel/Febi memang tersisih di babak pertama. Tapi mereka gugur setelah dikandaskan oleh seniornya, Apriyani/Fadia, yang baru dipasangkan kembali.

Sementara Febriana/Trias, tersisih di babak kedua usai menyerah di tangan unggulan kedua asal Malaysia, Pearly Tan/Thinaah Muralitharan. Mereka kalah 18-21, 17-21.

Lantas bagaimana dengan duet Amallia/Lanny? Karel menilai pasangan satu ini paling berbeda sendiri. Meski sama-sama kandas di babak kedua usai dikalahkan oleh Rin Iwanaga/Kie Nakanishi, Karel merasa Amallia/Lanny belum cocok.

"Pekerjaan rumah ada di pasangan Lanny/Tiwi yang belum menemukan ritme dan pola permainan yang pas," tambah Karel.

Lebih lanjut Karel berharap ketiga anak asuhnya bisa lebih baik di turnamen berikutnya. Terdekat ada China Masters 2025 yang akan berlangsung di Shenzhen pada 16-21 September 2025.

"Saya berharap anak asuh saya bisa memperbaiki penampilan, bermain sebaik mungkin di China Masters ini. Tidak mudah tapi bukan tidak mungkin," sahut Karel.

Berdasarkan drawing, tantangan berat dihadapi tiga ganda putri anyar. Sebab Amallia/Lanny akan bentrok dengan unggulan pertama Liu Sheng/Tan Ning (Tiongkok) dan Ana/Trias bakal kembali berjumpa dengan Pearly/Thinaah yang merupakan unggulan dua turnamen.

Hanya Rachel/Febi yang tak bentrok dengan unggulan. Mereka dijadwalkan menantang Rui Hirokami/Sayaka Hobara dari Jepang.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore