Pegolf Thailand Nopparat Panichphol.
JawaPos.com - Pegolf Thailand Nopparat Panichphol meraih podium utama di Nomor Individual The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura yang berlangsung di Gunung Geulis Country Club. Nopparat melanjutkan pegolf Thailand yang meraih gelar juara di ajang ini.
Nopparat meraih trofi keduanya di ADT setelah mampu melewati drama menegangkan di babak play-off.
Pegolf berusia 26 tahun itu harus menyelesaikan play-off 4 hole tambahan dan mengatasi perlawanan pegolf Taiwan Su Ching-hung.
Keduanya terpaksa harus menjalani babak play-off setelah sama-sama mengumpulkan skor total sama: 198 (15-di bawah-par).
Setelah keduanya bisa bertahan di 3 play-off pertama, Nopparat akhirnya bisa memenangi play-off keempat dengan par setelah Ching-hung membuat bogey.
“Di hole pertama, saya tidak terlalu jauh, tapi dia sudah dekat dengan pin. Saya pikir dia akan menang, tapi dia gagal melakukan putt. Di hole kedua, ketiga, dan terakhir, saya memukul ke tempat yang sama. Jarak yang sama, 100 yard melawan angin, dengan (posisi) pin di belakang, saya harus mengganti club dan menambahkan sedikit,” ujarnya saat diwawancarai usai pertandingan.
Ternyata perubahan club itu memberikan keuntungan bagi Nopparat, yang baru menyandang status pro dari 2023. Ini menjadi gelar kedua Eda, demikian nama panggilan Nopparat, di ADT. Ia pertama kali menyabet gelar ADT di ADT Players Championship pada 2024.
Sementara itu, pegolf Indonesia Naraajie Emeralda Ramadhanputra yang sempat difavoritkan menjadi juara harus puas di posisi T3. Membukukan skor 68 (3-di bawah-par), pegolf berusia 25 tahun tersebut akhirnya berbagi tempat dengan 2 pegolf lainnya di T3 dengan total 199 (14-di bawah-par).
Naraajie mengaku kali ini permulaannya lambat. Setelah birdie di 2 hole pertama, lalu kena bogey lagi di 2 hole berikutnya dan sempat bertahan di beberapa hole.
"Kemudian birdie di hole 10, lalu ditambah 2 birdie lagi. Kondisi angin membuat permainan saya berubah-ubah. Ini yang membuat saya bingung,” ungkap Naraajie.
Namun, dia mengaku cukup puas dengan result selama 3 hari ini. Ada peningkatan setelah di Indonesia Open, lalu di sini.
"Walaupun belum sampai juara, overall cara saya mengatasi kondisi di lapangan dan juga diri sendiri semakin membaik. Jadi, saya merasa hasil ini sangat baik,” tambah juara ADT 3 kali tersebut.
Ajang ini juga melahirkan juara baru di nomor beregu dan individual. Pasangan Darcy Brererton (AUS)/Sofjan Arsad (am.) berhasil menyodok ke papan atas klasemen, dan memastikan diri menjadi juara baru The Indonesia Pro-Am presented by Combiphar & Nomura edisi ketiga.
Duet profesional asal Australia dan amatir Indonesia tersebut mengalahkan pasangan Shahriffuddin Ariffin (MAS)/Sholihuddin (am.) dan duet Carl Jano Corpus (PHI)/Liong Santoso (am.).

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
