
Dito Ariotedjo mengunjungi Kemenpora setelah dirinya diumumkan tak lagi menjadi sebagai Menpora RI, per Senin (8/9). (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Dito Ariotedjo menerima keputusan Presiden Prabowo Subianto yang mencopot dirinya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI. Ia mengaku sudah tahu kabar pengocokan ulang alias reshuffle sejak Senin (8/9).
Dito resmi diumumkan tak lagi menjadi Menpora RI pada siang tadi. Dia mengakhiri tugasnya sebagai pembantu Presiden di bidang keolahragaan dan kepemudaan setelah sejak April 2023.
Pria bernama lengkap Ario Bimo Nandito Ariotedjo itu juga sudah berpamitan melalui media sosial Instagram pribadinya setelah isu muncul. Dito pun datang ke Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada Senin (8/9) malam sekitar 20.30 WIB.
"Alhamdulillah, hari ini saya menyelesaikan masa jabatan saya sebagai Menteri Pemerintahan Pemuda dan Olahraga untuk masa bakti di kepemimpinan Bapak Prabowo-Gibran (Rakabuming Raka)," kata Dito di Kemenpora RI.
"Jadi, tadi disampaikan Bapak Presiden memberikan apresiasi dan terima kasih. Pastinya nanti insya Allah pengganti barunya akan segera diumumkan," tambahnya.
Dito menjelaskan, selama nyaris tiga tahun sebagai Menpora, dirinya telah melakukan transformasi di bidang olahraga dan kepemudaan. Harapannya ke depan apa yang ia lakukan bisa dilanjutkan oleh Menpora berikutnya.
"Karena kita lihat bagaimana ekosistem dari olahraga dan juga pergerakan anak-anak muda juga sekarang lebih baik. Jadi, saya harap nanti pengganti barunya bisa meneruskan apa yang sudah kita lakukan dan belum tuntas," terang Dito.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu mengatakan bahwa pengumuman dirinya terkena reshuffle sudah diinfo sejak pagi. Ia juga menyebut pengganti dirinya semestinya dilantik pada sore tadi.
"Tadi diinfo pagi hari untuk diagendakan sore untuk pelantikan. Harusnya (Menpora Baru-red) pelantikan tadi, tapi ternyata kayaknya untuk khusus Menpora masih menunggu kandidatnya," ucapnya.
Ketika ditanya perihal alasan dirinya terkena reshuffle, Dito mengaku tak tahu. Menurutnya, keputusan tersebut adalah hak prerogatif Presiden Prabowo. Dia pun memilih ikhlas dan menerima keputusan kepala negara.
"Wah, saya enggak tahu (alasannya). Itu kan hak prerogatif Bapak Presiden, jadi kita tidak tahu. Selama ini ya kalau ada kurang-kurang dari kebijakan atau apa ya mungkin ada penantas (cek) sendiri. Jadi, kita terima aja. Kita kan prajurit dimanapun siap ditugaskan," jelas Dito.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
