Anthony Ginting saat beraksi di Hongkong Open 2024. (Dok. PBSI)
JawaPos.com - Anthony Sinisuka Ginting membutuhkan lebih banyak turnamen untuk menguji konsistensi dan progres penampilannya di lapangan. Pasca kembali dari cedera, sudah tiga turnamen yang dijalani pebulu tangkis tunggal putra itu.
Hasilnya? Ginting selalu tersisih di babak awal. Yaitu ditundukkan Kodai Naraoka (13-21, 19-21) di Japan Open, takluk dari wakil Kanada Brian Yang (21-9, 16-21, 14-21) di China Open, dan kalah dari wakil Prancis Toma Junior Popov (18-21, 21-19, 23-25).
Ya, meskipun selalu kalah di babak awal, Ginting merasa ada progres yang ditunjukkan dari permainannya. Dia menuturkan, ketika di Jepang dan Tiongkok itu dia masih mencari pola main. Namun, di Kejuaraan Dunia, dia merasa sudah lumayan sesuai dengan apa yang diinginkan.
"Maksudnya kalau saya pribadi bilang udah bisa tahu ngaturnya gimana, ritme pola permainan kayak gimana sih gitu. Jadi so far sama cara main dan performanya sih cukup puas," ungkap pebulu tangkis kelahiran Cimahi tersebut.
Dia tak memungkiri bahwa masih ada kekurangan dalam performanya. Karena itu, Ginting butuh banyak bermain di beberapa turnamen untuk menilai konsistensi penampilannya. "Tapi at least saya udah ada apa ya, feel dan gambarannya harus kayak gimana, perasaannya, pikirannya," tutur peraih medali Olimpiade Tokyo 2020 itu.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
