
Lewis Hamilton. (Dok. Scuderia Ferrari)
Jawapos.com - Pemilik tujuh gelar juara dunia Formula 1 Lewis Hamilton merasa tidak berguna usai gagal di sesi Kualifikasi GP Hungaria, Sabtu (2/8). Direktur Mercedes F1 Team sekaligus mantan bosnya Toto Wolff angkat suara untuk membelanya.
Toto meyakini Lewis dapat melewati fase ini dan mengalahkan keraguan dirinya sendiri. Baginya, pekan atau musim balapan yang tidak berjalan sesuai rencana adalah hal yang biasa.
"Yang harus dia ingat, dia adalah Greatest Of All Time (Terbaik Sepanjang Masa)," ucap pria Austria itu seperti dikutip dari Crash (4/8).
"Dia akan mengalahkan diri sendiri. Dia adalah GOAT dan akan selalu menjadi GOAT," sambung Toto.
Lewis Hamilton untuk pertama kali dalam kariernya gagal melaju ke Q3 setelah hanya finis di posisi 12 di Q2. Kontras dengan rekan setimnya Charles Leclerc yang memulai balapan dari posisi pertama.
Dijumpai usai sesi Kualifikasi, pembalap 40 tahun itu menyebut dirinya tidak berguna dan menyarankan Ferrari untuk mencari penggantinya.
"Tidak ada yang salah dengan mobilnya, kita bisa melihat (mobilnya) ada di pole. Jadi mungkin Ferrari bisa mengganti pembalapnya," ucap Lewis kepada Sky Sports, Sabtu (2/8).
Menurut Toto, perkataan tersebut tidak perlu terlalu diambil pusing. Sikap itu hanya menunjukkan bagaimana Lewis mengutarakan isi hatinya.
"Itulah Lewis yang sedang menunjukkan isi hatinya. Itu yang ia pikirkan setelah sesi Kualifikasi. Mendengarnya sangat sakit, dia merasa rendah diri."
"Dia sangat transparan terhadap emosinya sejak dia sangat muda," ungkap Toto yang membantu Lewis meraih enam dari tujuh trofi yang berada di lemarinya.
Hingga seri Hungaria (3/8) kemarin, Lewis telah melalui 370 balapan Grand Prix sejak awal debutnya di musim 2007. Banyak pengamat menyebut ia dapat memilih untuk pensiun daripada bergelut di Ferrari.
Namun, Toto menilai mantan anak buahnya itu masih memiliki target yang ingin diraihnya di F1. Regulasi anyar yang akan diterapkan di F1 2026 disebutnya juga dapat menjadi awal baru bagi perjalanan Lewis.
"Sama seperti Mercedes yang mengalami penurunan performa akibat regulasi terbaru, kami juga tidak senang dengan aturan ground-effect, hal yang sama juga memengaruhinya. Mungkin berhubungan dengan gaya membalapnya," terang Toto.
Pria yang juga mantan pembalap ini meyakini Lewis tidak akan pergi di musim depan.
"Saya berharap dia masih ada di sini untuk beberapa tahun ke depan. Musim depan adalah yang terpenting," tandas Toto.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
