
Sebanyak 16 atlet Rusia merasakan metode dan program latihan ala Pelatnas PBSI. (Dok; PBSI)
JawaPos.com - Sebanyak 16 atlet bulu tangkis Rusia mengunjungi pusat pelatihan nasional (Pelatnas) PP PBSI di Cipayung, Jakarta Timur. Mereka untuk pertama kalinya merasakan metode latihan ala para pemain tim nasional Indonesia dan langsung dibuat kelelahan.
Kedatangan 16 atlet Rusia ke Pelatnas PBSI bagian dari kelanjutan program kesepakatan kerjasama bilateral antara kedua negara. Tim yang dipimpin oleh Pavel Sorokin ini akan berlatih bersama selama dua pekan, mulai Selasa (8/7) hingga 21 Juli 2025.
Ini merupakan kegiatan kedua dari kerja sama Indonesia dan Rusia di bidang bulu tangkis. Sebelumnya pada Juni lalu, Ketua Umum PP PBSI M. Fadil Imran beserta jajaran dan beberapa atlet pelatnas melakukan kunjungan balasan ke St. Petersburgh, Rusia untuk melakukan latih tanding di sana selama kurang lebih satu pekan.
Rabu, 9 Juli 2025 pun jadi hari pertama Alina Davletova dan kawan-kawan menggelar latihan di Pelatnas PBSI. Mereka berlatih selama kurang lebih tiga jam dengan didampingi pelatih dan atlet pratama Pelatnas.
"Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada PBSI yang sudah menjadikan program ini berjalan. Mengundang kami ke sini untuk mendapatkan kesempatan berlatih dengan pemain-pemain terbaik," ucap Pavel Sorokin, Manajer tim Rusia dalam keterangan resmi PP PBSI.
Pavel menambahkan, banyak perbedaan yang dirasakan oleh tim Rusia saat berlatih di Pelatnas PBSI. Paling mendasar adalah mereka berlatih dengan pelatih-pelatih yang memang sudah spesialisasi sektornya masing-masing.
"Latihan di sini sangat berbeda, dimana semua sektor ada pelatih masing-masing. Di Rusia kami hanya memiliki satu pelatih untuk semua tunggal atau ganda," tutur Pavel.
Selain itu, para pemain juga jadi merasakan bagaimana beratnya latihan ala Pelatnas PBSI. Diakui Pavel, ke-16 atlet Rusia sampai kelelahan karena melahap program dan metode pelatihan yang sebelumnya tak pernah mereka rasakan.
"Latihan hari ini para atlet kami terlihat lelah tapi excited. Kami memang meminta program latihan yang biasa dilakukan tim Indonesia dan mencoba mengikuti ritmenya. Dari sini kami belajar banyak dan sangat menantikan dua minggu ke depan seperti apa," kata Pavel.
Pavel pun berharap para pemainnya bisa dapat meningkatkan kepercayaan diri dan kualitas latihan saat kembali ke Rusia. Dia juga ingin anak asuhnya banyak mendapatkan teknik baru.
"Saya berharap para atlet kami bisa menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dan membawa kenangan ini, pengalaman ini untuk bisa menjadi pemain yang lebih baik," harapnya.
"Semoga para atlet kami bisa meningkatkan kepercayaan diri mereka ketika kembali ke Rusia dan meningkatkan level kualitas kerja keras dan latihannya," tambah Pavel.
Sementara itu, Ihsan Maulana Mustofa sebagai asisten pelatih tunggal putra pratama Pelatnas PBSI, mengatakan bahwa atlet-atlet Rusia memiliki kapasitas dan kualitas yang lumayan bagus. Dia pun mengungkap fokus dan menu latihan yang akan diberikan kepada para atlet Rusia hingga dua minggu ke depan.
"Tadi pertama saya melihat dulu kapasitas atlet Rusia ini seperti apa, masih adaptasi juga karena mereka baru tiba kemarin. Tapi saya lihat semuanya memiliki kualitas yang lumayan bagus. Program hari ini ada game dan akurasi bola depan juga belakang," ungkap Ihsan.

Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Sony Sonjaya Akan Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator Kasus MBG, Janjikan Buka Nama-Nama Besar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kalah di Pengadilan Soal Sanksi Etik Promotor Disertasi Bahlil, Guru Besar UI: Mahasiswa Ini Bukan Main-main
Prediksi Haiti vs Peru 6 Juni 2026: Momentum Positif Les Grenadiers Uji Kebangkitan La Blanquirroja
3 Bintang Baru Sudah Deal! Persebaya Surabaya Siapkan Misi Besar Bernardo Tavares di Musim 100 Tahun
