Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 20 Juni 2025 | 22.48 WIB

Adu Tajir Pembalap MotoGP vs F1: Gaji Pembalap F1 Tembus Rp 1 Triliun, Jauh Tinggalkan Bintang MotoGP!

Marc Marquez merayakan kemenangan di MotoGP Aragon 2025. (Dok. Michelin via Motosan.es)

 

JawaPos.com — Adu tajir antara pembalap Formula 1 (F1) dan MotoGP kerap jadi bahan perbincangan panas. Meskipun keduanya sama-sama tampil di level tertinggi balap dunia, besaran gaji yang mereka terima ternyata sangat berbeda jauh.

Tak hanya soal kecepatan di lintasan, dunia balap juga menawarkan kecepatan dalam hal pundi-pundi kekayaan.

F1 dan MotoGP menjadi panggung utama para pembalap elite dunia untuk mengukir prestasi sekaligus mengantongi bayaran fantastis.

Namun jika bicara siapa yang lebih tajir, pembalap F1 bisa dibilang unggul telak dibandingkan rival mereka di MotoGP. Angka gaji yang didapat para pembalap F1 bahkan ada yang menembus angka lebih dari Rp 1 triliun.

Di kubu MotoGP, besaran gaji ditentukan oleh berbagai faktor. Mulai dari popularitas pembalap, kekuatan tim, hingga dukungan sponsor yang melekat.

Beberapa nama besar di MotoGP memang bisa membawa pulang bayaran tinggi. Fabio Quartararo dan Marc Marquez menjadi dua nama terdepan dalam daftar pembalap dengan gaji tertinggi.

Musim ini, Quartararo yang membela Monster Energy Yamaha dikabarkan mengantongi gaji hingga 12 juta euro. Jika dikonversi, angkanya mencapai sekitar Rp 225,5 miliar.

Sementara Marc Marquez, yang kini berseragam Ducati, sedikit berada di bawahnya. Ia disebut-sebut memperoleh bayaran hingga 10 juta euro atau sekitar Rp 187,9 miliar.

Di bawah dua nama besar itu, ada pembalap-pembalap kelas menengah seperti Maverick Vinales. Gaji rider Aprilia ini dikisaran 3 juta euro per musim.

Lebih rendah lagi, para pembalap rookie atau pengisi grid lainnya biasanya menerima gaji di bawah angka tersebut. Rentangnya cukup besar tergantung performa, status tim, dan kesepakatan kontrak.

Bandingkan dengan F1, perbedaan mencolok langsung terlihat. Ajang balap jet darat ini memang dikenal lebih komersial dengan skala bisnis yang sangat besar.

Salah satu yang jadi sorotan adalah Max Verstappen. Pembalap Red Bull Racing ini saat ini menyandang status sebagai atlet F1 dengan bayaran tertinggi.

Menurut laporan Total Motosport, Verstappen bisa menerima bayaran hingga USD 65 juta per musim. Jika dihitung dalam rupiah, nilainya setara dengan Rp 1,06 triliun.

Angka ini jelas sangat mencolok dibanding gaji tertinggi pembalap MotoGP. Bahkan, gapnya bisa mencapai lima kali lipat lebih besar.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore