Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 00.43 WIB

Tidak Sekadar Run, Pelari Bisa Menikmati Keindahan Pemandangan Alam dan Seni di Bali

Nuanu Run 2025 hadir dengan menyajikan pemandangan alam serta ukiran seni di Bali. (Dok: Nunu Creative City) - Image

Nuanu Run 2025 hadir dengan menyajikan pemandangan alam serta ukiran seni di Bali. (Dok: Nunu Creative City)

JawaPos.com - Running atau lari tidak sekadar olahraga marathon atau lari di lintasan beberapa kilometer. Ada banyak cara untuk meningkatkan atmosfer event running. Yaitu, pelari mendapat sentuhan alam dan seni seperti Nuanu Run yang dijadwalkan berlangsung di Tabanan, Bali, pada 1 Juni mendatang.

CEO Nuanu Creative City Lev Kroll menuturkan, pada Nuanu Run 2025 akan dilombakan tiga kategori, yakni 5K, 10K, dan 21K. Para pelari dari berbagai negara di dunia itu nantinya akan berlari dalam kawasan kreatif seluas 44 hektare di pesisir barat daya Bali. Mereka bakal melintasi jalur hutan, pemandangan laut, serta instalasi seni berskala besar.

Lebih menariknya lagi, di Nuanu Run para runner akan berlari area yang sepenuhnya bebas kendaraan, dalam lanskap yang memang dirancang untuk merayakan gerak, terhubung dengan alam, dan dipenuhi ekspresi kreatif.

“Kami tidak sedang membangun kawasan lain yang penuh jalan dan area parkir—kami sedang membangun sesuatu yang manusiawi,” kata Lev Kroll, dalam keterangan resminya, Senin (26/5).

Nuanu Run diklaim menjadi tempat pertemuan antara warga lokal, wisatawan, keluarga, hingga pelari profesional untuk merasakan suasana kawasan yang dirancang untuk bergerak dan terhubung. “Tatanan kawasan Nuanu dirancang dengan mempertimbangkan kepentingan pejalan kaki, dan kami mewujudkannya melalui investasi besar dalam infrastruktur—mulai dari jalur aman untuk anak-anak sekolah hingga jalur yang menyatu dengan alam bagi pelari, pengguna stroller, dan mobilitas sehari-hari," tambahnya.

Untuk area jalan raya, kata Lev Kroll, Nuanu Run mengikuti struktur golden ratio untuk menghormati alur alam yang sudah ada. "Sementara jalur pejalan kaki dirancang agar aksesnya cepat dan nyaman. Nuanu Run memberikan gambaran nyata dari visi orang-orang bergerak dengan bebas dan nyaman di kawasan yang memang dirancang untuk mereka," terangnya.

"Setiap acara di Nuanu merupakan kesempatan bagi kami untuk belajar, menggali wawasan, dan terus menyempurnakan kawasan di mana berjalan kaki bukan hanya memungkinkan dan nyaman, tetapi menjadi pilihan utama," jelas Kroll menambahkan.

Sensasi dan pengalaman unik itu sukses menarik perhatian para peserta. Sejak pendaftaran dibuka pada bulan April, tiket Nuanu Run telah terjual habis sebelum minggu ketiga bulan Mei. 

Ajang lari ini hanya membuka pendaftaran dengan maksimal 2.000 peserta. Nuanu Run pun menjadi tempat bertemunya komunitas lari, pecinta kebugaran, dan keluarga untuk merayakan lari sebagai salah satu olahraga yang paling menarik di dunia. 

Selain lari, Nuanu Run juga akan menyajikan kegiatan-kegiatan lain untuk semakin memeriahkan perlombaan. Para pelari nantinya bisa menikmati makanan lokal dari tenan-tenan yang ada, musik, ruang kebugaran, serta aktivitas khusus untuk anak-anak sehingga ajang ini jadi sebuah perayaan yang merayakan gerakan dan kebersamaan.

Dalam penyelenggaraannya Nuanu Run juga tak sendiri. Mereka berkolaborasi dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, baik itu mitra regional, praktisi kebugaran, seniman, maupun pelaku usaha independen yang bersama-sama menghadirkan pengalaman tak terlupakan di setiap sudut acara.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore