
Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora Surono. (Rizky Ahmad Fauzi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Seleksi nasional (Seleknas) untuk tiga cabang olahraga (cabor) siap dimulai. Ketiga cabor diantaranya tenis meja, tinju, dan sepak takraw. Seleknas bakal dilakukan di GBK Arena lantai 2.
Deputi IV Bidang Prestasi Olahraga Kemenpora Surono menyatakan, Seleknas akan dimulai dari tenis meja pada 25-28 Mei. Dilanjut tinju pada Juni dan sepak takraw pada awal Juli di lokasi yang sama.
Atlet yang lolos akan langsung masuk pelatnas dengan kuota maksimal sesuai kebutuhan SEA Games Thailand 2025. "Sistemnya terbuka dengan round robin. Bukan hanya untuk atlet, tetapi juga untuk menjaring pelatih-pelatih terbaik," kata Surono.
Adapun, kriteria utama atlet yang boleh ambil bagian adalah para juara Pekan Olahraga Nasional (PON), Kejuaraan Nasional, dan peraih medali SEA Games, dan atlet Asian Games.
Sebagaimana diketahui, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengambil alih pelaksanaan seleknas tiga cabor untuk persiapan SEA Games 2025. Tiga cabor tersebut mengalami masalah keorganisasian.
Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo menegaskan, karena SEA Games adalah partisipasi negara, pihaknya harus mengambil sikap. Langkah itu diambil demi menyelamatkan kepentingan atlet dan pelatih yang telah berlatih keras membela Merah Putih.
Namun, karena ada kendala di pengurusan federasinya, jadi tidak bisa ikut. Tiga cabor ini disebutnya kental dengan budaya Indonesia. Sehingga masyarakat pun berharap, tiga cabor ini bisa kembali menggeliat dan memberikan prestasi bagi Indonesia. "Seleksi ini sifatnya terbuka," kata Dito.
Agar bisa mengikuti seleknas, Kemenpora menetapkan beberapa kriteria baik dari segi capaian prestasi maupun performa fisik. Yang pasti, pihaknya tidak melihat dari federasi mana atau versi siapa organisasinya. "Jadi ini benar-benar kita ingin memastikan bisa mengirimkan atlet yang siap untuk tampil di SEA Games, Desember nanti," ucapnya.
Pada SEA Games Kamboja 2023 lalu, pihaknya juga melakukan hal serupa. Hanya saja lantaran waktunya mepet, tidak semua bisa berangkat. "Waktu itu hanya tenis meja. Sekarang, karena ini baru masuk Mei dan menuju ke Desember masih ada waktu untuk melakukan seleksi," tutur Dito.
Politikus Partai Golkar itu pun berharap, informasi ini bisa tersebar ke seluruh sasana, klub, komunitas di daerah agar pihaknya bisa menemukan atlet yang berpotensi meraih medali pada SEA Games.
Pemilihan tiga cabor tersebut bukan hanya karena kendala di kepengurusannya, tetapi juga secara prestasi pun ketiga cabor ini di level Asia Tenggara dan Asia cukup mumpuni.
Dia mencontohkan tenis meja yang dahulu bisa membawa pulang tujuh emas di SEA Games. Tinju pernah berjaya di Asian Games bahkan menembus Olimpiade dan sepak takraw juga selalu jadi andalan di SEA Games.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
