Putri Kusuma Wardani akan menjadi tunggal putri pertama Tim Indonesia di Piala Sudirman 2025. (Dimas Ramadhan/JawaPos.com)
JawaPos.com - Putri Kusuma Wardani telah ditetapkan sebagai tunggal putri pertama (WS1) tim Indonesia untuk Piala Sudirman 2025. Pebulu tangkis asal Tangerang itu pun berpeluang besar bentrok dengan pemain asuhan pelatih Indonesia, Irwansyah saat skuad Merah Putih melawan India.
Putri KW resmi menjadi tunggal putri andalan Indonesia setelah PP PBSI memutuskan mencoret Gregoria Mariska Tunjung dari skuad Piala Sudirman 2025. Keputusan itu diambil setelah Gregoria mengalami sakit vertigo dan harus istirahat total beberapa hari untuk memulihkan kondisinya.
PBSI kemudian mengganti Gregoria Mariska dengan Ester Nurumi Tri Wardoyo, pebulu tangkis nomor 34 dunia. Kondisi ini membuat Putri KW yang menempati nomor 11 dunia, menjadi tunggal putri pertama untuk tim Indonesia.
Hal itu membuat peluang Putri KW untuk diturunkan saat melawan tim-tim yang sulit sangat besar. Apalagi, tim Indonesia berada di grup yang sama dengan India, Denmark, dan Inggris di grup D.
Berkaca dari komposisi skuad ketiga calon lawan tim Indonesia, India jadi lawan paling berbahaya untuk sektor tunggal putri. Sebab dalam skuad India terdapat Pusarla Venkata Sindhu, mantan tunggal putri nomor dua dunia sekaligus peraih medali perak Olimpiade Rio 2016 dan perunggu Olimpiade Tokyo 2020.
Apalagi, Sindhu saat ini dilatih oleh pelatih Indonesia. Yakni Irwansyah, yang merupakan mantan pelatih tunggal putra utama Pelatnas PBSI yang menangani Jonatan Christie hingga Anthony Sinisuka Ginting.
Catatan itu membuat tim Indonesia kemungkinan akan menurunkan Putri KW saat berhadapan dengan India. Putri KW sebagai pemain pun menyadari situasi itu dan siap untuk memainkannya jika dipercaya tampil.
"Untuk melawan India dan Denmark kita enggak tahu siapa yang diturunin. Cuma kalau misalnya tim menurunkan aku, aku siap," kata Putri KW ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Senin (21/4).
Putri KW sendiri rekam jejak yang cukup baik dengan Sindhu. Berdasarkan catatan BWF, dia tertinggal 1-2 dalam head to head dengan Sindhu.
Tapi, satu-satunya kemenangan sang pebulu tangkis atas andalan India tersebut didapat di bentrokan terakhirnya di Swiss Open 2023. Saat itu Putri KW menang rubber 21-15, 12-21, 21-18.
Putri KW menjanjikan bakal tampil maksimal jika memang diturunkan saat melawan India dan Sindhu. "Ya karena Sindhu juga pemain top, jadi kayak aku lebih semoga bisa main nothing to lose. Aku pengin nothing to lose aja sih walaupun lawannya di atas," jelasnya.
Lebih lanjut, Putri KW mengatakan bahwa lawan berat di grup D sebenarnya bukan hanya India. Ada Denmark, yang menurutnya juga cukup tangguh khususnya di sektor tunggal putri.
Denmark diketahui memiliki tiga tunggal putri yang didaftarkan untuk Piala Sudirman 2025. Yakni Line Kjaerselfdt sebagai tunggal putri pertama, lalu Mia Blichfeldt dan Line Christophersen sebagai pelapisnya.
Nah Putri KW turut mewaspadai Line Kjaerselfdt. Menurutnya, pemain Denmark yang kini duduk di nomor 16 dunia itu tengah naik daun dan tangguh. Putri KW juga ternyata punya rekor pertemuan 2-2 dengan Line.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
