Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Januari 2025 | 21.43 WIB

McLaren MP4/4: Mobil Legendaris yang Menguasai Hampir Semua Sirkuit Formula 1 Musim 1988 Bersama Senna dan Prost

Ayrton Senna mengemudikan McLaren MP4/4 pada Formula 1 musim 1988. (reddit.com)

JawaPos.com - Formula 1 musim 1988 adalah musim ke-42 diselenggarakannya balapan mobil single seater tersebut. Ajang ini dimenangkan oleh Ayrton Senna dari tim McLaren Honda.

McLaren pada musim 1988 mengeluarkan mobil yang diberi nama MP4/4. Mobil ini merupakan mobil hasil insinyur jenius Gordon Murray dan Steve Nichols.

MP4/4 memanfaatkan aerodinamika canggih yang terpasang di mobil dipadukan dengan mesin turbo dari Honda yang memiliki power besar. Hal ini menjadikan mobil MP4/4 menjadi mobil yang nyaris sempurna di musim itu.

Musim 1988 menggelar 16 balapan yang mana 15 balapan di antaranya dimenangkan oleh tim McLaren Honda yang saat itu berisikan juara dunia dua kali, Alain Prost dan pembalap asal Brasil, Ayrton Senna.

McLaren MP4/4 menggunakan sasis revolusioner yang didesain oleh Gordon Murray dan Steve Nichols. Kemudian, sasis ini dibekali oleh mesin Honda RA168E dengan konfigurasi V6 dengan kapasitas 1500cc turbocharged.

Hasil dari konfigurasi mesin ini menghasilkan sekitar 650-700 tenaga kuda yang berputar pada 12.500rpm. Keunggulan mesin ini terletak pada reliabilitasnya yang memungkinkan McLaren untuk mendominasi tanpa kendala teknis.

Kekuatan turbo dari pabrikan Honda dan juga efisiensi bahan bakar yang ada dalam mesin tersebut menambah kekuatan di mobil ini.

Duet Prost dan Senna dengan mobil MP4/4 ini merupakan salah satu kombinasi yang hampir sempurna dalam sejarah Formula 1. Mereka hanya tidak memenangkan satu balapan dari 16 balapan yang ada.

Hal itu terjadi saat Italian Grand Prix di Monza Circuit. Gerhard Berger dari tim Scuderia Ferrari bisa mengambil alih jalannya balapan setelah Senna ditabrak oleh pembalap Williams di Rettifilio Chicane.

Akhir musim, McLaren berhasil meraih gelar juara konstruktor dengan dominasi penuh sepanjang musim. Selisih poin dengan peringkat kedua, Ferrari mencapai 134 poin.

Ayrton Senna menjadi juara dunia pembalap musim 1988 dengan selisih tiga poin dari rekan setimnya, Alain Prost.

McLaren MP4/4 menjadi legenda hingga sekarang karena dominasinya yang tidak tertandingi. Hanya RB19 milik Red Bull Racing yang bisa menyamai rekor ini dengan 21 kemenangan dari 22 balapan pada musim 2023.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore