Charles Leclerc (tengah) mengangkat piala kemenangan setelah Italian Grand Prix 2019. (f1chronicle.com)
JawaPos.com - Charles Leclerc merupakan pembalap muda berbakat yang dimiliki Scuderia Ferrari saat ini. Leclerc memiliki gaya balap yang agresif namun cerdas tanpa melakukan kontak dengan pembalap lain.
Ia menjalani debutnya dengan Alfa Romeo di musim 2018, setahun setelahnya ia langsung ditarik menjadi pembalap Scuderia Ferrari untuk musim 2019.
Sebagai pembalap andalan Scuderia Ferrari, Leclerc tidak hanya memiliki kecepatan luar biasa. Ia juga memiliki kemampuan bertahan di bawah tekanan tinggi, menjadikannya pesaing yang serius di grid saat ini.
Dengan gaya balap yang dimilikinya, tidak jarang ia memperlihatkan aksi-aksi overtake yang memukau para penonton.
Saat ini, pria asal Monaco tersebut sudah mengoleksi delapan kemenangan sejak musim debutnya di ajang Formula 1.
Berikut adalah tiga balapan Charles Leclerc di Formula 1:
Grand Prix Belgia musim 2019 digelar pada tanggal 1 September 2019. Sepanjang akhir pekan Leclerc tampil secara dominan.
Pada kualifikasi Leclerc yang tampil dominan meraih pole position pada balapan tersebut dengan unggul 0,7 detik dari rekan setimnya, Sebastian Vettel.
Selama balapan Leclerc bisa mempertahankan posisi ke-1 untuk meraih kemenangan perdananya di Formula 1, namun kemenangan ini diiringi emosional yang sangat mendalam bagi Leclerc.
Sahabat sekaligus pembalap F2, Antoine Hubert meninggal dalam kecelakaan saat balapan Formula 2 di sirkuit yang sama sehari sebelumnya.
Leclerc mendedikasikan kemenangan perdananya ini untuk sahabatnya tersebut, sekaligus menjadikan balapan ini momen mengharukan dalam sejarah F1 modern.
Seminggu setelah kemenangan pertamanya, kemenangan ikonik selanjutnya terjadi saat Grand Prix Italia musim 2019 yang diselenggarakan di kandang Ferrari, Monza Circuit.
Tanggal 8 September merupakan hari bersejarah bagi Tifosi, sebutan pendukung Ferrari. Sebab, setelah sembilan tahun akhirnya ada lagi pembalap Ferrari yang bisa menang di Monza.
Leclerc yang saat itu mengawali balapan dari posisi terdepan bisa menangani tekanan dari dua pembalap Mercedes, Hamilton dan Bottas. Meskipun mendapat tekanan, Leclerc akhirnya bisa meraih kemenangan keduanya di Monza Circuit.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
