Marcus Fernaldi Gideon bersama dengan Andrei Adistia dan Chafidz Yusuf, pelatih ganda puyra pratama Pelatnas PBSI. (DOK: Instagram Chafidz Yusuf)
JawaPos.com - Marcus Fernaldi Gideon meluangkan waktunya untuk kembali ke Pelatnas PBSI Cipayung. Tapi, dia bukan datang sebagai atlet dan berlatih, melainkan untuk sekadar jadi sparing partner dan berbagi pengalaman dengan pemain ganda putra pratama.
Kemunculan Marcus Gideon di Pelatnas PBSI beredar di media sosial. Itu setelah pelatih ganda putra pratama, Chafidz Yusuf, mengunggah foto-foto dan video sang legenda menginjakkan kakinya lagi di Cipayung.
Dalam video dan foto tersebut, tampak jelas Marcus bermain dengan para pemain ganda putra pratama Indonesia seperti Daniel Edgar Marvino, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, dan Putra Harapan Rindorindo.
Selain itu, legenda yang akrab disapa Sinyo itu turut berbagi pengalamannya sebagai pemain profesional dan penghuni Pelatnas PBSI dulu. Dia bercerita bahwa saat masuk ke Cipayung, tujuan dan pola pikirnya harus diubah.
"(Kalian) maunya tujuannya mau jadi ranking 1, tujuannya jangan buat masuk doang. Makin ke atas makin susah pasti. Dipikir dulu pas udah seleknas, masuk pelatnas PBSI enak dan gampang, enggak, ke atas makin susah," kata Marcus Gideon kepada para pemain.
Marcus sendiri diketahui bergabung dengan Pelatnas PBSI dalam dua periode. Dia dulu pernah berkonflik dengan federasi hingga akhirnya minggat pada 2013. Tapi, Marcus kembali lagi pada 2015, yang akhirnya dipasangkan bersama Kevin Sanjaya Sukamuljo.
Duet berjuluk The Minions itu pun menorehkan prestasi mentereng. Mereka mampu menempati posisi puncak selama lima tahun, Maret 2017- Mei 2023. Kevin/Marcus mengoleksi banyak gelar juara.
Nah, Marcus bercerita, momen dan perjuangan itu tidak mudah. Sebab, persaingan menuju papan atas semakin sulit dan mereka mesti berlatih sungguh-sungguh agar bisa konsisten.
"Jalannya makin susah dan naik/menyodoknya makin susah, semua mau kan, nah makin kecil tuh piramidnya, pasti makin susah dan semakin sedikit yang di atas. Jadi enggak bisa lag nyantai-nyantai (terus) tiba-tiba jago, emangnya pesulap," jelas Marcus Fernaldi Gideon.
Chafidz Yusuf selaku pelatih ganda putra pratama Pelatnas PBSI pun mengucapkan terima kasih kepada Marcus. Dia kemudian menanyakan bagaimana kesan dan harapan mantan anak asuhnya usai berlatih dengan para pemain muda.
Marcus pun menjawabnya dengan positif dengan harapan tinggi. "Semoga ada penerus yang bagus, ciptaan mas Chafidz," ucap Sinyo singkat.
Chafidz Yusuf sendiri bukan sosok baru di Pelatnas PBSI. Dia pernah menjadi pelatih Pelatnas PBSI pada 2014-2022. Nah, empat tahun awal dia menangani ganda putra dan menjadi sosok yang mengidekan Marcus diduetkan dengan Kevin dulu.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
