
Merpati Bali berhasil menjuarai laga final KU 12 PI Nextgen Cup 2024 melawan Spartan Jogja dengan skor akhir 73-34. (Istimewa)
JawaPos.com - Komitmen tim Merpati Bali untuk duduk di kursi champion tuntas dibuktikan saat melantai pada laga final KU 12 PI Nextgen Cup 2024, Minggu (22/12). "Kami memang menargetkan juara,” kata Coach Merpati Bali Hendra Jaya.
Pertandingan final Nextgen Cup yang berlangsung di lapangan indoor Nextgen Sports Academy, Ciputra World, Surabaya, menyajikan pertarungan sengit namun berujung dominasi telak dari Merpati Bali atas Spartan Yogyakarta. Merpati Bali berhasil membungkam Spartan dengan skor akhir 73-34, memastikan diri sebagai kampiun Nextgen Cup.
Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi. Merpati Bali memimpin dengan dominasi Loissa Tan Cahyadi dan Ayu Sri Devira Ashwandari, mencatatkan beberapa tembakan akurat dan rebound penting. Gwen Dominique Candra tampil impresif untuk Spartan Jogja dengan assist dan layup krusial, namun Merpati Bali tetap memegang kendali.
Dominasi Merpati semakin menjadi-jadi di kuarter kedua. Ni Kadek Zanita Saraswati Wirahadi tampil agresif dengan layup dan jump shot yang menghasilkan poin-poin penting bagi timnya. Skor di akhir kuarter kedua pun menunjukkan keunggulan telak Merpati Bali, 38-10.
Spartan berusaha keras memberikan perlawanan. Tetapi turnover dan pelanggaran jadi penghambat. Pemain Merpati berhasil memanfaatkan peluang dengan mencetak poin dari layup. (Istimewa)
Memasuki kuarter ketiga, Merpati Bali sudah tak terbendung. Skor 56-26 menutup kuarter ini dengan pertahanan solid Merpati Bali. Blok dan steal dari Wirahadi, Ayu Sri Devira Ashwandari, dan kawan-kawan membuat Spartan Yogyakarta kesulitan mengembangkan permainan.
Kuarter terakhir menjadi penutup yang manis bagi Merpati Bali. Mereka berhasil menambah 29 poin, memastikan kemenangan telak dengan skor akhir 73-34.
Ni Kadek Zanita Saraswati Wirahadi tampil sangat impresif di kuarter ini, mencetak banyak poin dan menjadi motor serangan tim. Kontribusi gemilang juga datang dari Ni Made Bintang Kinaryoshi Januardi dan Alexandra Luccy Denadya Gitalana dengan sumbangan poin dan assist penting.
Di kuarter keempat, sebenarnya Spartan mencoba bangkit dan lari lebih kencang. Gwen Dominique Candra, Katerin Tumanggor dan Hanifa Rifda Haziza dari Spartan Jogja berusaha keras memberikan perlawanan. Tetapi turnover dan pelanggaran jadi penghambat.
Spartan berusaha keras memberikan perlawanan. Tetapi turnover dan pelanggaran jadi penghambat. Pemain Merpati berhasil memanfaatkan peluang dengan mencetak poin dari layup. (Istimewa)
Pemain Merpati seperti Lidia Rose Hill berhasil memanfaatkan peluang dengan mencetak poin dari layup. Kuarter terakhir sepenuhnya menjadi milik Merpati Bali. Coach Hendra memanfaatkan rotasi pemain untuk menjaga intensitas, memastikan tidak ada celah bagi Spartan Jogja untuk mendekat.
"Menurut saya pemain sudah siap secara fisik dan mental karena latihan panjang. Mereka jadi bermain lebih percaya diri. Apalagi dalam tim ada atlet-atlet yang memang sudah mengikuti event tingkat nasional,” terang Coach Hendra.
Kemenangan sore itu membuktikan efektivitas strategi yang solid, pertahanan rapat, dan serangan konsisten yang diterapkan Merpati Bali sepanjang pertandingan. Rotasi pemain yang efektif di kuarter terakhir juga memastikan intensitas permainan tetap terjaga hingga akhir laga.
Merpati pulang ke Bali membawa gelar juara. Sementara Spartan Jogja mengambil pengalaman berharga. Beberapa catatan penting menjadi evaluasi Coach Demz Johannes.
"Ini pengalaman final pertama untuk tim yang saya bawa. Kalau saya perhatikan, mereka jadi lebih gugup. Mereka cukup belajar untuk main lebih tenang,” kata Coach Demz.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
