Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Agustus 2024 | 01.46 WIB

Screening Sistem Gugur Audisi Umum PB Djarum Buat Atlet Masa Depan Rasakan Atmosfer Pertandingan Bulu Tangkis

Ilustrasi audisi umum atlet bulu tangkis PB Djarum. (Istimewa) - Image

Ilustrasi audisi umum atlet bulu tangkis PB Djarum. (Istimewa)

JawaPos.com–Pencarian bibit atlet kembali dilakukan PB Djarum melalui audisi umum pada 10 – 14 September di GOR Djarum, Jati, Kudus, Jawa Tengah. Tahun ini, proses pencarian bibit pebulu tangkis guna membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia tersebut menyasar tiga Kategori Usia (KU) yakni U-11, KU-11, dan KU-12 baik putra dan putri.

Sudah lebih dari 1.000 peserta yang mendaftar dari berbagai penjuru Indonesia. Di antaranya seperti Aceh, Bali, Bangka Belitung, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua. Registrasi masih dibuka hingga 2 September dengan mengakses laman www.pbdjarum.org.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum Sigit Budiarto menuturkan, Audisi Umum PB Djarum 2024 mengadopsi skema yang berbeda dibanding proses seleksi sebelumnya. Mulai dari pengelompokan usia peserta hingga sistem penilaian.

”Dari tahun ke tahun, audisi umum selalu mengalami evaluasi dan perubahan, baik itu di kategori usia, proses seleksi juga termasuk di tahap karantina. Pun begitu di tahun ini, perbedaan terbesar ada di pengelompokan usia dan proses screening. Kami berharap benar-benar menemukan bibit pebulu tangkis berkualitas yang akan meraih Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan kami asah di PB Djarum sehingga bisa berjuang membawa nama Indonesia di panggung dunia,” ucap Sigit.

Peraih Juara Dunia 1997 bersama Candra Wijaya itu melanjutkan, biasanya audisi umum menyasar dua kategori yakni U-11 dan U-13, pada audisi umum 2024, skema tersebut dibuat lebih spesifik. Yakni membidik tiga kategori usia U-11, KU-11, dan KU12. Agar para peserta bisa bertemu lawan yang sebanding berdasar usia.

”Biasanya kita mengenal under usia, misal under 11 tahun atau under 13 tahun. Tapi dalam proses seleksi, skema tersebut membuat pertandingan menjadi tidak imbang karena bisa saja yang umur 12 tahun bertemu dengan umur 11 tahun. Karena perbedaan usia itu, tenaganya pun berbeda dan permainan tidak bisa berkembang. Jadi kami membuat terobosan dengan skema kategori usia, agar mereka bertanding sesuai dengan usianya sehingga kemampuan yang sesungguhnya bisa terlihat,” jelas Sigit.

Perbedaan lain terdapat di babak screening. Tahun lalu, fase ini peserta diberi kesempatan 5-10 menit untuk menunjukkan kebolehan di arena pertandingan. Kali ini, fase screening mengadopsi pertandingan dengan sistem gugur 1 game hingga poin ke-21 (tanpa deuce/setting). Peserta yang menang akan masuk ke babak turnamen.

”Dengan skema babak screening memakai sistem gugur satu games 21 poin ini, akan membuat para peserta merasakan atsmosifr pertandingan yang sesungguhnya. Untuk lolos ke babak selanjutnya mereka dituntut menang. Hal ini akan membuat para peserta menunjukkan daya juang, mentalitas, dan teknik, secara maksimal. Sehingga, mereka yang melaju ke babak selanjutnya adalah memang bibit-bibit pebulu tangkis yang memiliki kualitas super,” cetus Sigit.

Usai fase screening, peserta akan memperebutkan super tiket dalam babak turnamen. Di kategori putra, super tiket diberikan kepada para semifinalis dan berhak masuk ke tahap karantina. Sementara di kategori putri, peraih super tiket yang melenggang ke tahap karantina adalah para finalis di babak turnamen. Karantina bertujuan melihat potensi dan mentalitas atlet diselenggarakan selama empat minggu dengan dua kali fase eliminasi. Mereka yang lolos di tahap karantina akan mendapatkan Djarum Beasiswa Bulu Tangkis dan bergabung bersama PB Djarum.

”Kami mencari atlet yang memiliki kemampuan khusus, punya kelebihan dan ada potensi dari diri peserta dan menurut kami bisa diasah agar semakin berkembang. Untuk itu, karena waktu penyelenggaraan masih sekitar satu bulan lagi, saya berpesan agar para peserta berlatih optimal, temukan kelebihan kalian baik dari sisi teknik maupun mental sehingga itu bisa jadi pembeda dibanding peserta lain,” tandas Sigit.

Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation yang juga Ketua PB Djarum Yoppy Rosimin mengatakan, audisi umum diselenggarakan setiap tahun. Tidak hanya meregenerasi atlet bagi klub tapi juga memperkuat mata rantai prestasi sehingga Indonesia disegani di panggung dunia.

”Audisi umum bukan hanya rutinitas mencari bibit-bibit yang menjadi regenerasi bagi PB Djarum, tapi juga menjadi gerakan menjaga mata rantai prestasi yang bisa membangkitkan kejayaan bulu tangkis Indonesia di panggung dunia. Untuk itu, di setiap Audisi Umum kami berupaya menemukan pebulu tangkis muda berkualitas super yang akan kami asah dengan harapan kelak bisa menjadi juara di level yang paling tinggi yakni juara dunia dan Olimpiade,” ujar Yoppy.

PB Djarum tidak hanya berfokus pada pencarian bibit-bibit berkualitas melalui audisi umum. Tetapi juga memberikan kesempatan bagi para atlet muda tersebut untuk uji kemampuan dalam berbagai pertandingan mulai dari level regional, nasional, hingga internasional. PB Djarum akan mengirim atlet-atlet muda berlaga di Badminton Asia U17 & U15 Junior Championships 2024 di Chengdu, Tiongkok.

”Bagi kami, memiliki atlet berkualitas tapi tidak diasah dalam pertandingan yang kompetitif sama saja menyia-nyiakan bakat mereka. Jadi kami rutin mengirim atlet berlaga di berbagai turnamen, termasuk di level internasional agar mereka tahu seperti apa ketatnya persaingan dan kemampuan atlet-atlet mancanegara. Selain itu, dengan jam terbang yang tinggi, atlet-atlet ini juga akan memiliki kepercayaan diri yang besar sehingga memiliki mental yang kuat ketika bertanding di turnamen level dunia,” Yoppy.

Agenda Pelaksanaan Audisi Umum PB Djarum 2024

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore