
Geoge Russell hanya bisa pasrah didiskualifikasi dari GP Belgia, meski dirinya finish tercepat di balapan tersebut. (Givemesport)
JawaPos.com – Kejadian mengherankan terjadi saat balapan Formula 1 di GP Belgia, Minggu (28/7) waktu setempat. George Russell didiskualifikasi, meski pembalap asal Inggris itu finish tercepat.
Russell sebenarnya mengamankan kemenangan fantastis bersama Mercedes di Sirkuit Spa-Francorchamps, Belgia. Namun, hanya beberapa jam setelah balapan berakhir, dengan Russell mengambil bendera kotak-kotak dan rekan setimnya Lewis Hamilton pulang di urutan kedua, sepertinya itu akan menjadi hari yang tak terlupakan bagi tim asuhan Toto Wolff.
Hari itu segera menjadi hari yang terlupakan bagi mereka, dengan pemenangnya didiskualifikasi karena MOBIL UNDERWEIGHT alias mobil yang memiliki bobot kurang dari regulasi yang diharuskan.
Koresponden F1 BBC, Andrew Benson, adalah orang yang menyampaikan berita tersebut, saat dia menyampaikan kepada X. "Mobil George Russell diketahui memiliki bobot yang kurang. Telah dirujuk ke steward. Kemungkinan didiskualifikasi."
Benson kemudian menindaklanjuti postingan tersebut dengan menyatakan sebagai berikut: "Steward mengatakan mobil tersebut memiliki berat 798,0 kg, yang merupakan berat minimum yang disyaratkan. Setelah itu, bahan bakar dikuras keluar dari mobil dan 2,8 liter bahan bakar dikeluarkan. Mobil tidak sepenuhnya terisi penuh. dikeringkan, sesuai prosedur pengeringan yang disampaikan tim dalam dokumen legalitasnya. Mobil ditimbang kembali pada timbangan luar dan dalam FIA dan beratnya 796,5kg. Kalibrasi timbangan luar dan dalam dikonfirmasi dan disaksikan oleh peserta. Ini 1,5 kg di bawah berat minimum yang diminta."
Akhirnya, 30 menit setelah penyelidikan diumumkan, Benson sekali lagi menghubungi X untuk mengonfirmasi berita bahwa Russell sebenarnya didiskualifikasi.
Setelah berita tersebut diumumkan secara resmi, muncul laporan yang berbunyi: “Mobil tersebut tidak terkuras seluruhnya sesuai tata cara pengurasan yang disampaikan tim dalam dokumen legalitasnya karena terpenuhinya TR Pasal 6.5.2. Mobil itu ditimbang lagi pada timbangan luar dan dalam FIA dengan bobot 796,5 kg. Kalibrasi timbangan luar dan dalam dipastikan dan disaksikan oleh peserta. Karena berat ini 1,5 kg di bawah berat minimum yang diminta dalam TR Pasal 4.1, yang juga harus dipatuhi setiap saat selama kompetisi, saya merujuk masalah ini kepada pengurus untuk dipertimbangkan."
Berita buruk bagi Mercedes dan Russell ini muncul setelah pembalap Inggris itu muncul di X untuk merayakan kemenangan balapan, memposting beberapa selfie perayaan bersama dengan tulisan: "P1!!! Dari P6 ke puncak, sungguh perasaan yang luar biasa! Mengenakan ban keras selama 34 lap adalah sebuah risiko, tapi itu terbayar. Menuju jeda dengan skor 1-2 menunjukkan semua kerja keras membuahkan hasil. Kami selalu percaya dan tidak akan pernah berhenti. Ayo tim!!!"
Russell kemudian menggunakan akun X pribadinya sekali lagi setelah diskualifikasi dikonfirmasi. "Memilukan… Kami berada dalam kondisi kekurangan berat badan 1,5kg dan telah didiskualifikasi dari balapan. Kami meninggalkan semuanya di trek hari ini dan saya bangga bisa melewatinya. Akan ada lebih banyak lagi yang akan datang."
Akibat didiskualifikasinya Russell, berarti Hamilton kini telah menjuarai Grand Prix Belgia, disusul Oscar Piastri dari McLaren di posisi kedua, dan Charles Leclerc dari Ferrari di posisi ketiga.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
