Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Juli 2024 | 15.25 WIB

PB PBI Bakal Jadikan PON Sebagai Ajang Populerkan Olahraga dan Seleknas

PB PBI fokus untuk memopulerkan olahraga boling. (Istimewa) - Image

PB PBI fokus untuk memopulerkan olahraga boling. (Istimewa)

JawaPos.com–Pengurus Besar Boling Seluruh Indonesia (PB PBI) fokus untuk memopulerkan olahraga boling. Sebab, secara prestasi, boling merupakan olahraga yang cukup mumpuni. Hanya saja, sejauh ini, ekspos yang didapat seolah tidak sebanding.

Boling Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan satu perunggu di ajang SEA Games 2022 Vietnam.

”Tugas kami sangat berat. Pamor boling pasca pandemi Covid 19 lenyap. Padahal atlet boling banyak yang berprestasi ke level dunia,” kata Ketua PB PBI Marsda TNI (Purn) Agus Muhammad Bahron.

Agus mengemukakan salah satu upaya untuk memopulerkan boling di masyarakat adalah lewat boling center yang bisa ditempatkan di mal-mal. Selain itu, boling selain cabang olahraga juga sebagai cabang rekreasi. Namun sangat disayangkan, boling center harus membayar pajak rekreasi yang cukup tinggi.

”Boling center lebih banyak di masa lalu dibandingkan sekarang, boling mempunyai potensi untuk berkembang dari segi prestasi namun harus dibarengi dengan sosialisasi yang dapat meningkatkan animo masyarakat terhadap olahraga boling,” kata Agus Muhammad Bahron.

Pekan Olahraga Nasional Aceh-Sumatera Utara bakal menjadi momentum untuk mengembalikan popularitas boling. PON edisi XXI juga menjadi come back bagi boling setelah edisi PON XX Papua tidak dipertandingkan.

”Pada PON 2024, cabor boling akan diikuti kontingen dari 10 daerah. Lokasi pertandingan di Sumatera Utara. Selain itu, PB PBI menjadikan ajang PON untuk seleksi atlet. Pasalnya ada kemungkinan besar boling akan kembali dipertandingkan di SEA Games 2025 di Thailand,” papar Agus Muhammad Bahron.

Dia menjelaskan, PB PBI aktif melobi agar Thailand mau mementaskan boling. Cabor itu cukup berkembang dengan baik di Negeri Gajah Putih.

”Kami beserta tuan rumah Thailand dan negara lain seperti Singapura, Vietnam, dan Malaysia, melobi SEAGF (South East Asian Games Federation) agar boling dipertandingkan di SEA Games 2025,” beber Agus.

Menurut dia, kepastian itu juga akan diperjuangkan tuan rumah Thailand dalam pertemuan di Asian Indoor and Martial Art Games 2025 (AIMAG) di Thailand, November. Bila tidak ada aral melintang, keputusan soal boling mentas di SEA Games 2025 akan didapat pada Desember.

”Kami akan berangkat ke Thailand dalam pertemuan dengan SEAGF, setelah itu kami juga akan menyurati Kemenpora untuk menggelar Pelatnas SEA Games,” tutur Agus Muhammad Bahron.

Sekjen PB PBI Hasrial Aramis menuturkan, kepastian dipertandingkan atau tidaknya boling di SEA Games 2025 pada Desember 2024.

”November ada Asian Indoor itu juga kunci. Karena Thailand sangat nge-push di Asian Indoor ada sehingga di SEA Games juga ada. Itu pembicaraan kita juga dengan Ketua NOC Pak Oktohari (Raja Sapta),” sebut Hasrial Aramis.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore