
Aryna Sabalenka melaju ke babak perempat final US Open 2023. Keberhasilan itu sekaligus menobatkan dirinya sebagai petenis peringkat 1 WTA. (Antara)
JawaPos.com – Federasi Tenis Internasional (ITF) menobatkan Aryna Sabalenka sebagai juara dunia ITF World Champion 2023 di sektor tunggal putri.
Sabalenka menikmati terobosannya di Grand Slam pada 2023. Selain memenangi turnamen besar pertamanya di Australian Open pada Januari, dikutip dari laman WTA, Jumat (15/12), petenis berusia 25 tahun itu kemudian menjadi satu-satunya petenis di WTA Tour yang mencapai semifinal atau capaian lebih baik di keempat Grand Slam musim ini.
Setelah mengalahkan Elena Rybakina untuk menang di Melbourne, Sabalenka juga mencapai semifinal French Open pertamanya, dan semifinal Wimbledon keduanya berturut-turut, serta final US Open pertamanya. Dia menyelesaikan tahun ini dengan rekor menang kalah 23-3 di Grand Slam.
Berdasarkan kekuatan penampilannya di Grand Slam, Sabalenka naik ke peringkat 1 dunia untuk pertama kali dalam kariernya setelah US Open. Dia menyelesaikan musim dengan peringkat akhir musim terbaiknya di No.2.
Sementara itu, pasangan peringkat 1 dunia Storm Hunter dan rekannya Elise Mertens dinobatkan sebagai juara dunia ITF di sektor ganda putri.
Storm dan Mertens juga meraih penghargaan ganda terbaik tahun ini dari WTA. Tahun ini merupakan musim pertama Hunter dan Mertens berpasangan di Tour. Potensi duet pada debut mereka terbilang sukses dengan mencapai perempat final Australian Open, sebelum meraih gelar WTA 1000 di Roma dan Guadalajara.
Pasangan tersebut juga mencapai pertandingan perebutan gelar di WTA 250 Rothesay Classic Birmingham dan Wimbledon. Keduanya menutup tahun yang luar biasa sebagai peringkat No.1 akhir tahun ganda WTA.
Di sektor tunggal, WTA menobatkan Iga Swiatek sebagai petenis terbaik 2023. Ini merupakan kali kedua berturut-turut petenis asal Swiss tersebut mendapatkan penghargaan yang sama.
Dengan begitu, Swiatek juga menjadi petenis pertama yang mendapatkan penghargaan tersebut dua kali berturut-turut setelah Serena Williams dari 2012 hingga 2016.
Swiatek memenangi enam gelar tur tahun ini dan mempertahankan gelar Grand Slam di Roland Garros.
WTA juga memberi penghargaan kepada sejumlah petenis, antara lain Zheng Qinwen sebagai petenis dengan kemajuan pesat tahun ini, Mirra Andreeva sebagai pendatang baru terbaik tahun ini, serta Elina Svitolina, yang kembali ke lapangan setelah melahirkan, sebagai petenis dengan comeback terbaik tahun ini.
Ons Jabeur juga mendapat penghargaan sebagai petenis paling sportif tahun ini dari WTA, yang merupakan hasil voting dari para pemain. Sementara itu, Jessica Pegula dinobatkan sebagai petenis paling profesional tahun ini berkat konsistensi dirinya di dalam dan di luar lapangan untuk mempromosikan dunia tenis perempuan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
