
ilustrasi golf
JawaPos.com - Golf dikenal sebagai salah satu jenis olahraga yang memerlukan banyak gerakan sendi atau range of motion serta kekuatan otot sehingga sering menyebabkan terjadinya cedera. Dari beberapa penelitian, cedera pada golf mencapai 64%, dengan cedera terbanyak terjadi pada anggota gerak atas dan tulang belakang.
Cedera golf umumnya terjadi karena penggunaan otot secara berlebihan atau durasi bermain dan berlatih yang tinggi, postur tubuh atau teknik mengayun yang salah, dan kurangnya persiapan. Hal ini dapat terjadi pada siapapun dan di segala usia, namun frekuensi cedera dan tingkat risiko cedera lebih tinggi terjadi pada pemain yang berusia lebih tua, obesitas, atau memiliki kebiasaan merokok.
Lantas cedera apa saja yang sering terjadi pada pemain golf? Dan bagaimana tips untuk menanganinya? Dokter-dokter Spesialis Ortopedi Subspesialis Cedera Olahraga Mayapada Hospital akan menjelaskan secara ringkas dalam artikel ini.
“Beberapa jenis cedera yang paling sering terjadi saat bermain golf, yaitu cedera pada siku, bahu, tangan dan pergelangan tangan, back pain, dan cedera lutut,” ungkap Dokter Spesialis Ortopedi Subspesialis Cedera Olahraga Mayapada Hospital Tangerang, dr. Muhammad Alvin Shiddieqy Pohan, Sp.OT, Subsp.CO (K).
Berikut merupakan penjelasan singkat jenis-jenis cedera golf oleh dokter Alvin Shiddieqy:
1. Cedera Siku
Cedera siku merupakan peradangan pada jaringan otot dan tendon di siku karena gerakan yang intens dan berulang serta tekanan berlebihan pada siku. Apabila terjadi pada tendon siku bagian dalam, cedera ini disebut golfer’s elbow, sedangkan apabila terjadi pada tendon siku bagian luar, cedera ini disebut dengan tennis’ elbow.
Meskipun terkesan berkaitan dengan olahraga tenis, namun cedera tennis’ elbow juga dapat terjadi pada pemain golf. Gejala kedua jenis cedera siku ini biasanya berupa nyeri pada area siku, kaku saat digerakkan, dapat disertai kelemahan dan kurang bertenaga saat mengepalkan tangan, atau disertai rasa baal dan kesemutan yang menjalar dari siku ke tangan.
2. Cedera bahu
Cedera bahu umumnya diakibatkan oleh beban berlebihan pada otot bahu karena gerakan yang intens dan berulang atau karena teknik gerakan yang salah sehingga terjadi peradangan pada jaringan otot dan tendon di bahu, bahkan bisa terjadi robekan pada otot-otot rotator cuff atau otot manset rotator, yang terbentuk dari empat macam otot bahu.
3. Cedera tangan dan pergelangan tangan
Cedera tangan dan pergelangan tangan memiliki mekanisme yang mirip dengan cedera siku maupun bahu, yakni jenis cedera yang juga disebabkan oleh gerakan yang intens dan berulang.
Ketika pemain golf mengayunkan tongkat untuk memukul bola, daya hentak yang kuat juga dialirkan dari tongkat ke tangan dan pergelangan tangan sehingga mengakibatkan akumulasi tekanan yang belebihan. Keluhan pada tangan dan pergelangan tangan yang lazim adalah nyeri dan biasanya disertai dengan pembengkakan jaringan sekitar.
4. Cedera pinggang dan back pain atau nyeri punggung
Punggung dan pinggang merupakan bagian tubuh yang tidak luput dari cedera terutama pada olahraga yang banyak melibatkan kerja punggung dan pinggang seperti golf.
Cedera punggung dan pinggang disebabkan karena adanya beban pada sendi punggung dan pinggang akibat gerakan rotasi/memutar yang berulang ketika mengayun tongkat golf. Keluhan yang paling lazim adalah nyeri, dan dapat timbul karena adanya gangguan pada otot maupun pada saraf tulang belakang.
5. Cedera lutut
Lutut dapat mengalami cedera karena menahan beban berat pada saat tubuh berputar yang berakibat pada kelemahan otot-otot lutut. Cedera dapat berupa peradangan pada jaringan otot dan tendon di lutut, hingga robekan pada ligamen dan meniscus sendi lutut.
Melihat jenis-jenis cedera tersebut, dokter Alvin Shiddieqy juga memberikan tips bagaimana penanganan pertama pada cedera golf yang bisa dilakukan sesegera mungkin, yaitu dengan “do PRICE no HARM”.
PRICE sendiri merupakan singkatan dari Protection/Proteksi, yakni melindungi area cedera untuk mencegah kerusakan lebih lanjut, misal dengan menggunakan penyangga/ bidai. Rest atau Istirahat dengan berhenti olahraga dan aktivitas fisik untuk memberikan waktu pemulihan pada anggota tubuh yang cedera. Ice/es, yaitu mengoleskan es pada area yang cedera 15-20 menit tiap 2-3 jam.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
