
lokasi F1 Las Vegas / sumber:The Guardian.
JawaPos.com - Apa yang terjadi di Vegas, tetaplah di Vegas, seperti yang diketahui oleh siapa pun yang pernah melempar dadu. Namun tentu saja tidak untuk Formula Satu, yang ingin seluruh dunia menjadi saksi ketika ajang ini berlangsung di jantung Sin City akhir pekan depan.
Ketika F1 tiba di Las Vegas, tujuannya adalah untuk menjadi sebuah pertunjukan yang tiada tandingannya.
Di sebuah kota yang tidak melakukan apa-apa, acara ini haruslah besar, berani, dan benar-benar spektakuler jika ingin mengalahkan gemerlapnya lampu-lampu Las Vegas menjadi tempat mobil berlomba.
Kejuaraan ini telah mengunjungi Las Vegas sebelumnya dalam dua balapan yang tidak populer, yang diberi nama Caesars Palace Grand Prix, pada tahun 1981 dan 1982.
Mereka menamainya demikian karena balapan yang berlangsung di tempat parkir Caesars di sirkuit yang sangat sempit dan tidak menyenangkan.
Kembalinya balapan ini lebih dari 40 tahun kemudian dengan skala yang jauh lebih besar dan ambisi yang jauh lebih besar.
Seri Grand Prix Las vegas kali ini akan berlangsung di sirkuit jalanan sepanjang 3,8 mil sekitar 4,8 kilometer yang melintasi jantung kota, dengan pusatnya di Las Vegas Boulevard jalur yang dipagari oleh kasino-kasino yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari balapan ini.
Seperti yang dilihat oleh F1, balapan ini lebih sekedar balapan, melainkan sebuah “acara hiburan”.
Pihak penyelenggara telah mengubah peraturannya. Grand Prix akan berlangsung pada Sabtu (11/11) waktu Las Vegas. Ajang ini untuk pertama kalinya sejak GP Afrika Selatan 1985, dan akan diselenggarakan pada malam hari.
Ketika F1 berharap kota ini akan mencapai puncaknya. Seperti halnya laga-laga besar yang menjadi ciri khas Vegas, balapan ini akan berakhir pada pukul 10 malam waktu Las Vegas.
“Vegas adalah tempat yang ikonik, Impian untuk berkendara di sepanjang garis dengan lampu-lampu kasino, saya sangat bersemangat untuk mengalaminya” Ujar Lewis Hamilton pembalap asal Inggris dilansir The Guardian.
Untuk F1, taruhannya sangat tinggi kata Emily Prazer, kepala komersial GP Las Vegas.
"Kami ingin memastikan pengalaman penggemar tidak tertandingi dan kami memberikan acara olahraga dan hiburan yang sama baiknya dengan Super Bowl” Ujar Emily dilansir laman resmi The Guardian.
Untuk ajang yang masih kurang diminati di Amerika Serikat dibandingkan dengan NFL dan di kota yang akan menjadi tuan rumah Super Bowl pertamanya tahun depan. Hal tersebut memang menjadi perbincangan hangat.
Namun Las vegas dimaksudkan untuk mengubah hal itu, seperti yang dikatakan oleh Emily bahwa perlombaan ini dimaksudkan untuk menjadi acara yang tidak boleh dilewatkan.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
