
Pebulu tangkis Indonesia Leani Ratri Oktila menunjukan medali emas yang diraihnya pada ASEAN Para Games 2023 di Morodoc Techo Badminton Hall, Phnom Penh, Kamboja, Jumat (9/6/2023).
JawaPos.com – Atlet para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila, mengisyaratkan gantung raket atau pensiun setelah melakoni Paralimpiade 2024 Paris.
"Enggak bisa dibohongi (kondisi saya), dari mulai usia, sampai banyaknya pemain baru yang bermunculan. Kalau saya bisa tampil di sana, apalagi mempersembahkan medali buat Indonesia, itu saya sudah sangat bersyukur," ungkap Leani Ratri saat ditemui di Binjiang Gymnasium, Tiongkok, Jumat (27/10).
Leani Ratri sendiri kini sudah menginjak usia 32 tahun dan baru saja melahirkan seorang anak. Sebelumnya, dia mengungkapkan kondisi fisiknya yang kurang prima pascamelahirkan.
Namun, dia berharap bisa beradaptasi dengan baik dan konsisten hingga akhirnya pesta olahraga untuk atlet penyandang disabilitas terbesar di dunia itu digelar tahun depan.
Peraih medali emas Paralimpiade 2020 Tokyo itu mengatakan dirinya cukup optimistis dengan kehadiran para atlet muda Indonesia yang tengah dipersiapkan untuk berkompetisi lebih jauh lagi, bahkan menggantikan posisinya.
"Di Indonesia sendiri, sebenarnya banyak (atlet muda), ada regenerasinya. Cuma memang belum dikeluarkan. Pemusatan latihannya juga banyak di daerah. Kita masih punya banyak atlet disabilitas yang sedang dipersiapkan," kata Ratri.
"Harapannya semoga para badminton Indonesia bisa terus meningkatkan prestasinya, konsisten, terutama sampai Paralimpiade Paris. Itu harapan terbesarnya," ujarnya menambahkan.
Adapun Ratri juga berlaga di Asian Para Games 2022 Hangzhou dan mempersembahkan tiga medali untuk Indonesia, yakni dua emas dan satu perak.
Pada hari ini, Ratri bersama dengan Khalimatus Sadiyah meraih medali emas pada nomor ganda putri SL3-SU5 setelah mengalahkan wakil India Manasi Girishchandra Joshi/Thulasimathi Murugesan melalui rubber game 21-16, 13-21, 21-14.
Sebelumnya, dia juga berhasil meraih medali emas bersama Hikmat Ramdani pada nomor ganda campuran SL3-SU5, serta perak pada nomor tunggal putri SL4 pada ajang tersebut.
Dengan ini, maka tim para bulu tangkis Indonesia telah mengoleksi sebanyak lima medali emas, lima perak, dan empat perunggu pada Asian Para Games edisi keempat tersebut.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
