
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengangkat trofi juara Formula 1 GP Belgia di podium Sirkuit Spa-Francorchamps, Minggu (30/7).
JawaPos.com - Max Verstappen benar-benar merusak persaingan pada balapan Formula 1 GP Belgia Minggu (30/7) di Spa-Francorchamps.
Mengalahkan rekan setimnya Sergio Perez dengan selisih sangat lebar 22 detik. Bukan hanya itu, dia juga unggul atas penantang terdekat Red Bull, Charles Leclerc dengan Ferrarinya, tertinggal 33 detik.
Pembalap Belanda ini begitu dominan sehingga ia kemudian bercanda dengan race engineer-nya Gianpiero Lambiase untuk meminta pitstop tambahan demi mendapat lap tercepat sekaligus memberi waktu kepada kru berlatih "pitstop tambahan".
Meskipun komentar itu bisa dianggap sebagai perasaan pede, Bos Red Bull Christioan Horner dengan cepat menolak gagasan pitstop tambahan itu. Padahal terakhir kali pit stop tambahan pada dua lap menjelang finis sempat dilakukan di GP Austria dan itu berhasil.
Ketika ditanya Motorsport.com apakah ada kekhawatiran atas pesan radio Verstappen yang terlalu pede itu, Horner mengatakan: "Tidak, itu sebabnya kami tidak menyetujuinya.''
"Kami tidak ingin terlalu serakah karena kami memenangkan balapan sprint kemarin (Sabtu) dan finis 1-2 hari ini (kemarin).''
''Kami tidak ingin berakhir dengan telur di wajah kami (malu), mengorbankan hal itu dengan cara apa pun.''
Pendekatan Red Bull untuk tidak mengambil risiko yang tidak perlu dilatarbelakangi oleh kekhawatiran degradasi ban setelah Verstappen terlalu lama menggunakan ban lunak di awal balapan, melebihi apa yang diinginkan oleh teknisi mereka.
"Kami sedikit khawatir dengan ban. Kita melihat ban mulai sedikit terkikis- dan kami tidak ingin masuk terlalu dalam," jelas Horner. "Jadi, ini adalah tentang bagaimana mengakhiri balapan dengan tenang."

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
