
Nick Kyrgios usai menundukkan Daniil Medvedev di grand slam AS Terbuka. AFP
JawaPos.com-Sehari sebelum laga babak pertama grand slam Australia Terbuka digelar, fans tuan rumah mendapat kabar tidak menyenangkan.
Andalan utama mereka di sektor tunggal putra, Nick Kyrgios, harus mundur dari turnamen. Sebab, cedera lutut kiri yang dideritanya semakin parah.
Petenis 27 tahun itu mengumumkan kabar tersebut kemarin. Dia melakukannya lewat sesi konferensi pers yang digelar mendadak.
Dalam kesempatan tersebut, ranking ke-21 itu menyebut dirinya menderita kista pada lutut kiri. Itu merupakan lanjutan dari cedera robek otot meniskus lateral yang dia derita sebelumnya.
Dalam dua pekan terakhir, Kyrgios mengaku merasakan nyeri yang makin parah di posisi tersebut. Petenis kelahiran Canberra itu lantas melakukan diagnosis lanjutan lewat MRI, yang akhirnya memastikan dirinya tidak bisa ambil bagian di Australia Terbuka tahun ini.
’’Hatiku sangat hancur saat ini,’’ ucap Kyrgios dilansir Sky Sports. ’’Ini adalah turnamen besar di rumahku sendiri. Dan gelar yang aku raih tahun lalu adalah momen terbaik dalam karierku. Itu membuatku makin merasa turnamen ini spesial,’’ tambahnya.
Ya, tahun lalu Kyrgios sukses menjadi kampiun ajang tersebut di sektor ganda putra. Dia meraihnya berpasangan dengan rekan senegaranya, Thanasi Kokkinakis. Setelah meraih gelar tersebut, performa Kyrgios masih terjaga sepanjang 2022.
Dia menembus final grand slam Wimbledon sektor tunggal meski tumbang di tangan Novak Djokovic di final.
Kyrgios juga menjadi kampiun di ajang City Open tahun lalu. ’’Yang bisa aku lakukan saat ini adalah berusaha sekuat tenaga untuk cepat pulih dan kembali ke turnamen ini tahun depan. Kondisi ini brutal untukku,’’ ucap Kyrgios.
Will Maher, fisioterapis Kyrgios, menyebut keputusan itu diambil demi mengamankan karier atletnya tersebut dalam jangka panjang. Jika dipaksakan tetap tampil, cedera itu bisa makin parah.
’’Dia sudah mencoba segalanya untuk tetap bisa tampil. Namun, kondisi terakhirnya memang tidak memungkinkan. Kini kami segera kembali ke Canberra untuk menjalani tindakan medis lebih lanjut,’’ ucap Maher dilansir situs resmi ATP.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
