
EUGENE, OREGON - JULY 23: Gudaf Tsegay of Team Ethiopia celebrates winning gold in the Women
JawaPos.com-Ethiopia makin mengukuhkan diri di peringkat kedua klasemen perolehan medali Kejuaraan Dunia Atletik 2022 di Eugene, Oregon, Amerika Serikat (AS).
Kemarin mereka meraih medali emas keempat di ajang tersebut. Tuan rumah AS masih memimpin dengan koleksi 10 medali emas.
Medali emas keempat Ethiopia diraih melalui nomor lari 5.000 meter putri. Atlet mereka, Gudaf Tsegay, sukses menggondol emas setelah menyelesaikan lomba di posisi terdepan dengan catatan waktu 14 menit 46,29 detik.
Medali perak dibawa pulang Kenya melalui Beatrice Chebet. Dia finis kedua dengan catatan waktu 14 menit 46,75 detik.
Sementara itu, medali perunggu dimenangkan atlet Ethiopia lainnya, yakni Dawit Seyaum. Dia membukukan catatan waktu 14 menit 47,36 detik.
”Aku sungguh bahagia,” ucap Tsegay seperti dilansir AFP. ”Kemenangan ini untuk seluruh masyarakat Ethiopia,” tambahnya.
Tsegay tampil dominan dengan terus berada di barisan terdepan sejak start. Atlet 25 tahun itu juga terus mendapat perlawanan ketat dari Chebet dan Seyaum.
Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 nomor ini, Sifan Hassan, juga sudah berusaha maksimal untuk mengejar Tsegay. Terutama di dua lap terakhir.
Sayang, atlet asal Belanda tersebut tak sanggup menangkap Tsegay dan akhirnya hanya finis di posisi keenam. Itu membuatnya gagal meraih medali dari nomor 5.000 dan 10.000 meter yang menjadi andalannya di kejuaraan dunia kali ini.
”Aku akan berusaha lebih baik untuk mendapat medali tahun depan,” kata Hassan seusai lomba.
Dari nomor populer estafet 4 x 100 meter putra, tim Kanada sukses merengkuh emas. Hasil itu sekaligus menggagalkan upaya tuan rumah AS mendapat tambahan emas dari nomor tersebut.
Aaron Brown, Jerome Blake, Brendon Rodney, dan Andre De Grasse tampil apik di putaran final dengan catatan waktu 37,48 detik.
Empat pelari AS yang dipasang di nomor ini, Christian Coleman, Noah Lyles, Elijah Hall, dan Marvin Bracy, akhirnya hanya mampu merengkuh perak dengan catatan waktu 37,55 detik. Medali perunggu dibawa pulang tim Britania Raya dengan membukukan catatan waktu 37,83 detik.
”Kemenangan ini berarti sangat luar biasa untuk Kanada. Kami mulai merencanakannya beberapa tahun lalu dan akhirnya terwujud,” ucap De Grasse seperti dilansir CBC Sports.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
