Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 4 Februari 2022 | 20.30 WIB

Performa Terburuk Si Berewok, Cuma Bikin 4 Poin dalam 37 Menit

PHOENIX, ARIZONA - FEBRUARY 01: James Harden #13 of the Brooklyn Nets during the first half of the NBA game at Footprint Center on February 01, 2022 in Phoenix, Arizona. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or usin - Image

PHOENIX, ARIZONA - FEBRUARY 01: James Harden #13 of the Brooklyn Nets during the first half of the NBA game at Footprint Center on February 01, 2022 in Phoenix, Arizona. NOTE TO USER: User expressly acknowledges and agrees that, by downloading and or usin

JawaPos.com-James Harden mencatatkan performa terburuknya sepanjang karier di NBA kemarin (3/2). Bertandang ke markas Sacramento Kings di Golden 1 Center, guard berewok itu hanya mampu mencetak empat poin. Padahal, dia turun selama 37 menit. Brooklyn Nets pun tumbang dengan skor 101-112 di tangan tuan rumah.

Ini menjadi poin terendah Harden saat turun minimal 30 menit di satu laga dalam delapan tahun terakhir. Atau, tepatnya sejak dia hanya mencetak enam poin ke jaring Memphis Grizzlies pada 17 November 2014. Saat itu dia masih berkostum Houston Rockets.

”Tidak ada kekhawatiran,” kata Harden dilansir ESPN. ”Kami hanya tidak turun dengan skuad lengkap. Semoga kami segera kembali ke pertandingan dengan skuad lengkap dan kembali ke jalur yang benar,” tambah pemain yang pernah menjadi top scorer NBA dalam tiga musim tersebut.

Di laga ini, Nets memang belum bisa diperkuat Kevin Durant yang masih cedera lutut. Hasil itu sekaligus membuat performa Nets makin merosot. Mereka sudah kalah di enam laga berturut-turut. Rekor tim asuhan Steve Nash tersebut saat ini menjadi 29-22 dan bertengger di peringkat keenam wilayah timur.

Harden benar-benar tampak kelelahan kemarin. Dia tidak hanya seret poin, tetapi juga banjir kesalahan sendiri dengan melakukan enam kali turnover. Lima percobaan tembakan tiga angkanya juga tidak masuk. Di antara total 11 kali percobaan tembakan, yang masuk hanya dua.

Nash mengakui, Harden terlihat kelelahan di laga ini. Lebih dari itu, dia menyebut anak-anak asuhnya yang lain tampil tanpa gereget.

”Pada dua kuarter pertama, permainan kami masih baik. Namun, di dua kuarter terakhir, kami tidak mengelola bola dengan cukup,” jelas Nash.

Ini menjadi kekalahan beruntun terpanjang Nets sejak takluk tujuh kali berturut-turut pada 26 Desember 2019 hingga 7 Januari 2020. Jika tidak mau menyamai rekor kekalahan sepanjang itu, mereka wajib bangkit saat melawat ke markas Utah Jazz besok.

Sebaliknya, kemenangan ini membuat Kings bangkit dari tujuh kekalahan beruntun. Sebelum laga ini, Kings kali terakhir menang saat kedatangan tamu Houston Rockets pada 15 Januari lalu. Kini tim asuhan Alvin Gentry tersebut masih bercokol di peringkat ke-13 wilayah barat dengan rekor 19-34.

Gentry merasa kaget melihat Harden hanya mencetak empat poin ke jala timnya. ”Sebelum ini aku tidak pernah melihat dia (Harden, Red) turun 37 menit dan hanya mencetak empat poin,” ungkap Gentry.

”Dari 11 kali menembak, aku kira wajarnya untuk pemain sekelas dia yang masuk 10. Tapi, ini juga hasil dari defense disiplin kami secara tim. Kami terus mencoba menjauhkannya dari ring,” tandas mantan asisten pelatih Golden State Warriors tersebut.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore