Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Agustus 2021 | 06.35 WIB

PON Papua 2021 Terinspirasi Sukses Olimpiade Tokyo

Riana SEtiawan/Jawa Pos SUDAH SIAP: Venue atletik di Mimika Sport Complex (MSC), Timika, sudah rampung 100 persen. Stadion berstandar internasional itu dibangun oleh PT Freeport Indonesia di atas tanah Pemkab Mimika. - Image

Riana SEtiawan/Jawa Pos SUDAH SIAP: Venue atletik di Mimika Sport Complex (MSC), Timika, sudah rampung 100 persen. Stadion berstandar internasional itu dibangun oleh PT Freeport Indonesia di atas tanah Pemkab Mimika.

JawaPos.com – Sukses Jepang menggelar Olimpiade Tokyo 2020 di masa pandemi menjadi inspirasi bagi KONI pusat bersama PB PON. Rencananya, PON XX Papua berlangsung pada 2–15 Oktober 2021.

Ketua KONI Pusat Marciano Norman menyatakan, salah satu yang bakal diterapkan adalah membatasi ruang gerak atlet.

’’Jadi, hanya tempat penginapan, pertandingan, dan kembali lagi. Itu untuk menjamin keamanan atlet,’’ ungkapnya saat konferensi pers virtual dengan awak media kemarin.

Marciano menambahkan, salah satu kunci lancarnya penyelenggaraan Olimpiade Tokyo adalah penerapan protokol kesehatan yang ketat. Karena itu, pihaknya dan Kemenpora sudah melakukan rapat koordinasi dengan Kemenkes untuk meyakinkan bahwa PON bisa berjalan dengan baik.

Agar lebih memudahkan atlet dan seluruh elemen di PON XX Papua, pihaknya akan meluncurkan buku pedoman pada akhir Agustus.

’’Kami akan lakukan meeting yang ketiga di akhir bulan ini. Nanti setelahnya, buku yang sudah direvisi dibagikan ke peserta,’’ paparnya.

Marciano menyatakan, kesehatan adalah hal utama yang menjadi perhatian. Sebab, menurut dia, tidak ada yang bisa menunda keberlangsungan PON kecuali dari sisi kesehatan.

’’Seperti arahan Presiden (Joko Widodo), atlet dan ofisial yang berangkat semua dalam kondisi sudah divaksin,’’ bebernya.

Selain itu, lanjut dia, presiden berharap masyarakat Papua yang berdomisili di sekitar venue sudah mendapat vaksin. Saat ini, sekitar 40 persen masyarakat sekitar yang sudah mendapatkan vaksin.

’’Kita memanfaatkan waktu yang ada dengan dukungan Kemenkes dan pihak terkait. Minimal sampai di 70 persen,’’ harapnya.

Marciano menyebutkan, penanganan dan antisipasi malaria juga sudah dibahas antara Kemenkes, Dinas Kesehatan Papua, dan seluruh kontingen.

Sebagaimana diketahui, meski resmi dibuka pada 2 Oktober, beberapa pertandingan sudah dimulai sebelumnya. Pertandingan pertama yang digelar di Kota Jayapura adalah sofbol putra, tepatnya pada 22 September.

Sehari kemudian, ada pertandingan yang digelar di Kabupaten Jayapura dan Kabupaten Mimika. Kabupaten Jayapura akan menggelar polo air dan bisbol. Sedangkan Kabupaten Mimika mempertandingkan terbang layang.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore