
Photo
JawaPos.com- Prediksi hujan di tengah pergelaran GP Styria benar-benar terjadi. Sesi warm-up siang tadi berlangsung dalam kondisi basah. Pada sesi tersebut andalan Repsol Honda Marc Marquez keluar sebagai yang tercepat.
Marquez membukukan waktu 1 menit 31,403 detik. Disusul Jack Miller (Ducati) dengan selisih 0,403 detik. Di tempat ketiga ada bintang Monster Yamaha Maverick Vinales dengan jarak 0,6 detik.
Sesi warm-up merupakan fase terakhir bagi para rider MotoGP untuk menentukan setingan motor sebelum turun membalap.
Dari hasil sesi tersebut Marquez menunjukkan kemampuannya melaju di atas track yang licin.
Memang benar, track secara bertahap terus mengering, tapi kondisinya belum benar-benar layak bagi rider untuk mengganti ban dengan kompon slick atau ban kering.
Pada saat balapan kelas Moto3 berlangsung saat ini, track masih tetap basah. Hanya saja, sebagian racing line sudah mulai mengering.
Ada kekhawatiran hujan masih akan turun lagi pada saat lomba MotoGP berlangsung.
Rider uji Yamaha Cal Crutchlow yang turun menggantikan Franco Morbidelli di tim Petronas Yamaha SRT karen cedera, mengingatkan bahwa keselamatan rider adalah yang utama. Jika hujan deras benar-benar terjadi, dia meminta rider-rider reguler MotoGP untuk menekan penyelenggara agar tidak mengambil risiko terlalu besar.
''Aku harap mereka (rider-rider MotoGP) cukup cerdas untuk bisa memberikan tekanan kepada penyelenggara,'' terangnya dikutip Motorsport.
Dia menyebut, Red Bull Ring sangat berbahaya jika hujan deras turun. Genangan bisa sangat tinggi. Kondisi tersebut akan membahayakan rider. Terutama di barisan belakang.
''Cipratan airnya akan mengurangi jarak pandang. Permukaannya licin seperti berkendara di atas es. Sedangkan kami membalap dalam kecepatan tinggi,'' tandasnya.
Tahun lalu, GP Austria di sirkuit yang sama, diwarnai insiden kecelakaan yang mengerikan. Johann Zarco (Pramac Ducati) bersenggolan dengan Morbidelli di tikungan 2.
Saking kencangnya, motor keduanya sampai terbang dan nyaris menimpa Maverick Vinales dan Valentino Rossi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
