
Indonesia
JawaPos.com-Tunggal nomor satu Indonesia Gregoria Mariska Tunjung mencatat hasil sempurna dalam pertandingan perdananya di Olimpiade Tokyo 2020.
Berlaga di Grup M yang berlangsung di Musashino Forest Sports Plaza, Gregoria mengalahkan pemain Myanmar Thet Htar Thuzar dengan skor sangat telak 21-11, 21-8. Gregoria memungkasi pertandingan hanya dalam tempo 27 menit saja.
Pada pertandingan kedua, 28 Juli mendatang, Gregoria akan berhadapan dengan pemain Belgia Lianne Tan. Juara Grup A berhak melaju ke babak 32 besar.
Photo
Thet Htar Thuzar menjadi pemain bulu tangkis Myanmar pertama yang berlaga di Olimpiade. (Pedro Pardo/AFP)
"Saya merasa sangat bersemangat pada pertandingan pertama saya di Olimpiade. Pada game pertama, saya hanya mencoba untuk menyesuaikan diri dengan situasi," ucap Gregoria dikutip dari siaran pers resmi BWF.
"Dia sebetulnya sangat skilful, tetapi saya kira dia kurang pengalaman dalam pertandingan besar," kata Gregoria menjawab pertanyaan soal lawannya.
"Saya ingin membuat negara saya bangga. Sektor saya memang bukan yang terkuat di Indonesia, jadi saya ingin melakukan yang terbaik," kata Gregoria lagi.
Walau kalah, Thet Htar Thuzar mengatakan sangat bangga menjadi pemain bulu tangkis Myanmar pertama yang berlaga di Olimpiade. Bagi dia, walau kalah, Thet Htar Thuzar sudah mencatat sejarah.
"Ini adalah pengalaman yang berharga bagi saya. Saya ingin mengatakan kepada orang-orang yang mendukung saya bahwa saya berusaha memberikan yang terbaik," ucap Thet Htar Thuzar.
"Saya sendiri tidak cukup berlatih dengan baik di Myanmar karena Covid-19. Saya tidak bisa datang ke stadion dalam dua pekan terakhir. Saya hanya berlatih di kamar. Berada dalam situasi seperti itu, sangat-sangat berat bagi saya. Saya kira, jika saya berlatih dan bersiap dengan lebih baik maka saya bisa lebih baik ketimbang hari ini," imbuhnya.
Gregoria menjadi satu-satunya wakil tunggal putri Indonesia di Olimpiade Tokyo 2020. Sementara itu, dari sektor tunggal putra Indonesia mengirimkan dua wakil yakni Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
