Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 April 2021 | 21.54 WIB

Tanpa Liga Tertinggi, Timnas Voli Putra Bertekad Pertahankan Emas

Pemain tim voli putra Surabaya Bahayangkara Samator Rendy Tamamilang bersama rekan-rekannya merayakan keberhasilan mereka menjadi juara Proliga 2019, di GOR Among Rogo, Jogjakarta, Minggu (24/2). Tim voli putra Surabaya Bhayangka Samator mempertahankan ge - Image

Pemain tim voli putra Surabaya Bahayangkara Samator Rendy Tamamilang bersama rekan-rekannya merayakan keberhasilan mereka menjadi juara Proliga 2019, di GOR Among Rogo, Jogjakarta, Minggu (24/2). Tim voli putra Surabaya Bhayangka Samator mempertahankan ge

JawaPos.com − PP PBVSI menggaransi persiapan timnas menuju SEA Games 2021 Vietnam akan tetap berjalan. Meski, kompetisi sebagai ajang pematangan pemain, yakni Proliga, ditiadakan tahun ini.

Ketua Bidang Kompetisi dan Pertandingan PP PBVSI Hanny S. Surkatty mengatakan, ada pelajaran yang bisa dipetik dari absennya Proliga tahun ini. Para pemain timnas bisa fokus 100 persen. Apalagi, target voli, khususnya di sektor putra, mempertahankan medali emas.

’’Kalau dipaksakan (Proliga) ada Juni−Agustus, justru tidak maksimal. Ada pelatnas juga persiapan PON,’’ kata Hanny kepada Jawa Pos.

Proliga tahun ini ditiadakan karena tidak adanya sponsor. Salah satu alasan tak ada sponsor yang berani mendukung penyelenggaraan kompetisi voli profesional itu karena kompetisi berlangsung tanpa penonton.

Memang ada sistem bubble yang bisa dijalankan. Tapi, sistem tersebut juga mengandung pertimbangan dari pihak PP PBVSI.

’’Atlet punya keluarga juga sehingga kalau sistem bubble nanti jenuh. Imbasnya, permainannya tidak bagus dan pengin cepat selesai,’’ ujar Hanny. ’’Kami maunya Proliga seperti biasa, tapi sponsor juga melihatnya kurang bagus saat ini,’’ lanjut Hanny.

Nah, meski jadwal kompetisi pro atau Proliga libur, Hanny menyebut kompetisi antarklub atau kejurnas tetap ada tahun ini. Livoli dijadwalkan bisa berlangsung awal Desember mendatang. Livoli akan mengambil tenggat waktu setelah SEA Games 2021 dan PON.

’’Saya rasa tidak terlalu mepet dengan jadwal Proliga 2022 yang akhir Januari. Karena Livoli cuma seminggu. Juga tidak mengganggu timnas dan pemain yang ke PON,’’ ucap Hanny.

Sementara itu, pemain Bandung Bank BJB Wintang Dyah Kumala Sakti mengaku sedih Proliga 2021 ditiadakan. Sebagai pemain voli, dia mengaku iri melihat cabor lain seperti sepak bola dan basket yang bisa menjalankan kompetisi.

’’Kalau latihan tetap. Ikut tim Jabar untuk persiapan PON. Kalau ada Proliga, sebenarnya latihan bisa lebih intens karena latihan dengan klub kan. Misalnya tiba-tiba ada panggilan pelatnas, nggak kaget,’’ ungkap Wintang.

Dampak lain bagi pemain juga soal pemasukan yang berkurang. Wintang tidak menampik pemasukan dari Proliga cukup besar bagi pemain.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore