
Pemain Pelita Jaya Dior Lowhorn (kiri) dan pemain Indonesua Patriots Lester Prosper saat bertanding di hari ketiga IBL Seri I di GOR Sahabat, Semarang, Sabtu (11/1/19). FOTO: HENDRA EKA
JawaPos.com – Proses naturalisasi Lester Prosper dan Brandon Jawato memasuki tahap akhir. Pada 1 September mendatang mereka menghadap Komisi X DPR. Meski naturalisasi belum selesai, timnas basket sudah menjalani training camp di Bandung.
Ada 14 nama yang dipanggil. Salah satunya Jamarr Andre Johnson. Dia adalah mantan pemain Satria Muda.
Manajer Fareza Tamrella mengatakan, panggilan Johnson tidak akan mengganggu proses naturalisasi pemain yang sedang berjalan. Justru itu menjadi salah satu rencana Perbasi untuk membentuk tim.
”Pemain (naturalisasi) yang paling memungkinkan adalah Jamarr dan Lester. Hanya, Lester belum memperoleh paspor Indonesia. Jamarr dipanggil untuk jaga-jaga, misalnya, Lester ada kendala atau cedera,” kata pria yang akrab disapa Mocha itu.
Dalam peraturan FIBA, timnas hanya boleh memainkan satu pemain naturalisasi. Mocha menjelaskan, untuk Jawato, akan dihitung sebagai pemain lokal. Sebab, Jawato masih memiliki garis keturunan Indonesia dari ayahnya.
”Itu yang akan kami perjuangkan nanti. Kami berharap FIBA memberikan bantuan juga ya. Ini kan agak spesial. Brandon jelas orang Indonesia karena ayahnya orang Bali,” lanjut Mocha.
Saat ini Jawato sudah bergabung dengan rekan-rekannya untuk TC di Bali. Hanya Prosper yang masih terkendala visa. Dia masih berada di Miami, Amerika Serikat. Pekan depan dia direncanakan bisa datang.
Mocha optimistis naturalisasi bisa lancar dan mereka bisa fokus untuk windows kedua kualifikasi FIBA Asia Cup 2021. Jika Prosper sudah mendapat paspor Indonesia, Mocha menyarankan agar dia bisa bermain di liga basket luar negeri.
”Saat windows kedua itu, ada break dari FIBA. Yang paling penting, dia (Prosper) sudah tahu sistem coach (Rajko) Toroman. Kalau bisa, dia main di liga Filipina atau Bahrain,” imbuhnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
