
Photo
JawaPos.com-Kalah pada game pertama, Gregoria Mariska Tunjung berhasil bangkit dan akhirnya lolos ke semifinal Mola TV PBSI Home Tournament 2020.
Pada perempat final di lapangan pelatnas PP PBSI Cipayung, Jakarta Timur sore ini (23/7), Gregoria mengalahkan unggulan ketiga Ruselli Hartawan dalam rubber game dengan skor 19-21, 21-13, dan 21-17.
Pada game pertama, Ruselli langsung ngegas dan unggul dengan skor 14-8. Namun, Gregoria berhasil menyusul dan hanya tertinggal menjadi satu angka (13-14). Ruselli kembali menjauh dengan skor 18-15. Ketika kondisi sama kuat 19-19, Ruselli mampu mencetak dua angka beruntun dan mengambil game pertama dengan skor 21-19.
"Di game pertama jujur masih sedikit tegang. Apalagi tadi pagi kalah (melawan Putri Kusuma Wardani, Red). Masih takut-takut dan tak main lepas," kata Gregoria dalam wawancara pinggir lapangan dengan Mola TV.
Di game kedua, Gregoria unggul saat interval dengan kedudukan 11-7. Gregoria terus menjauhi angka Ruselli hingga dalam kondisi 14-7, 16-8, 18-9, mencapai game point dengan skor 20-10, dan akhirnya menutup game kedua dalam kedudukan 21-13.
Di game ketiga, fisik Ruselli terlihat habis. Hal ini dimanfaatkan Gregoria dengan baik dengan unggul dalam posisi 14-9. Dropshot tajam, membawa Gregoria mencapai match point dalam kedudukan 20-16.
Pengembalian melebar Ruselli memastikan Gregoria meraih kemenangan dengan skor 21-17. Kekalahan Ruselli ini banyak disebabkan karena defensennya sangat buruk. Dia mudah sekali ditembus.
"Di game ketiga sebenarnya sudah lumayan habis. Tapi saya lebih maksa saja dan juga jangan sering buang poin karena cari poinnya susah," kata Gregoria.
"Kuncinya sabar. Cece (Ruselli) juga mati sendiri. Ini semua karena efek kekalahan di pagi hari tadi. Main dua kali di hari yang sama kan sulit karena (kondisi) badan belum balik lagi," imbuhnya.
Pada semfinal, Gregoria akan menghadapi pemenang antara Saifi Rizka Nur Hidayah melawan Komang Ayu Cahya Dewi. Kedua pemain junior itu baru berusia 17 tahun. Di atas kertas, Gregoria akan bisa melewati mereka.
"Step by step saja. Pemain muda kan lebih lepas, kayak KW tadi (Putri KW). Harus lebih unggul dalam permainan dan sebisa mungkin untuk jaga pola," tambah pemain nomor 21 dunia dan berusia 20 tahun itu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
