
Photo
JawaPos.com-Komang Ayu Cahya Dewi bukan pemain unggulan di Grup P Mola TV PBSI Home Tournament 2020. Namun dia tampil mengejutkan, menyapu bersih tiga kemenangan, dan lolos ke perempat final dengan status sebagai penguasa grup.
Komang sendiri masih berumur 17 tahun dan baru menempati peringkat 588 dunia. Namun, penampilannya sangat baik. Hari ini (23/7), dia meraih kemenangan ketiganya dengan Nandini Putri Arumni.
Menang dengan skor ketat 23-21 pada game pertama, Komang menjadi juara grup karena Nandini mundur akibat cedera. Saat itu, Komang unggul dengan skor 11-6.
Kemarin (22/7), Komang tampil mengejutkan dengan mengalahkan unggulan kedua Fitriani (21-13, 21-19) dan menumbangkan unggulan kedelapan Aisyah Sativa Fatetani (21-9, 21-19).
Photo
Fitriani lolos ke perempat final dengan status runner-up grup. (Nafielah Mahmudah/PP PBSI).
Fitriani sendiri akhirnya lolos ke delapan besar sebagai runner-up Grup P. Pasca dikalahkan Komang, pemain nomor 33 dunia itu menang dua kali. Kemarin, dia mengalahkan Nandini (21-17, 21-14). Sedangkan hari ini, Fitriani menundukkan Aisyah dengan skor 21-17, 21-15.
Fitriani tampil bagus pada game kedua. Pada saat kondisi sama kuat 15-15, hanya dengan satu kali servis, Fitriani mencetak enam angka beruntun dan menyelesaikan pertandingan.
Fitriani mengaku bahwa strategi untuk mengalahkan Aisyah adalah dia tetap berada dalam pola permainannya sendiri. Asiyah, tambah Fitriani, memiliki variasi bola belakang yang baik. Pukulannya juga susah ditebak.
"Jadi harus siap dalam defense. Bola ke mana saja, harus Fitri kejar. Pada game kedua, Fitri harus ngebatesin lawan supaya dia nggak main ke belakang," ucap Fitri.
Secara umun, hasil penyisihan grup tunggal putri di turnamen internal ini sangat mengejutkan. Dari empat grup, tiga pemain junior menjadi juara. Selain Komang di Grup P, ada juga Putri Kusuma Wardani (Grup M), dan Ester Nurumi Tri Wardoyo (Grup N).
Hanya Ruselli Hartawan, pemain senior dan unggulan empat besar yang menjadi juara grup. Ruselli memuncaki Grup O.
"Pemain junior memang ada beberapa yang bermain bagus. Mereka bisa membuktikan diri dan memberikan perlawanan bahkan mengalahkan seniornya. Jadi selamat kepada mereka," ucap Fitriani.
"Di perempat final, Fitri harus siap. Yang perlu dimatangkan adalah fokus di lapangan saja," tambahnya.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
