Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 11 Januari 2020 | 01.51 WIB

Dibantai Minions, Ganda No 1 Malaysia: Kami Jauh di Belakang Mereka

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal mempertahankan gelarnya di Malaysia Masters 2020. (Widya Amelia/PP PBSI) - Image

Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo gagal mempertahankan gelarnya di Malaysia Masters 2020. (Widya Amelia/PP PBSI)

JawaPos.com-Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo awalnya sangat mewaspadai ganda nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik.

Kevin menyebut Aaron/Wooi Yik memiliki permainan no lob yang bagus. Selain itu, motivasi finalis All England 2019 itu jelas belipat-lipat karena bermain di kandang sendiri.

Namun apa yang terjadi pada babak kedua Malaysia Masters 2020 di Axiata Arena, Kuala Lumpur kemarin (9/1), menjadi antiklimaks bagi Aaron/Wooi Yik. Sebab, ternyata, ganda nomor nomor satu Malaysia itu kalah dengan mudah dengan skor 15-21, 11-21.

Marcus/Kevin menyelesaikan laga tersebut hanya dalam tempo 26 menit. Dengan kekalahan Aaron/Wooi Yik, Malaysia hanya menempatkan satu wakil ganda putra di perempat final yakni Ong Yew Sin/Teo Ee Yi.

Ironis. Sebab, Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) akhir tahun lalu baru saja mendepak Ong/Teo dari skuad tim nasional.

Bagi Aaron/Wooi Yik, ini adalah kekalahan terburuk mereka dalam empat pertemuan. Walaupun faktanya, ganda nomor delapan dunia itu selalu kandas di tangan ganda Indonesia yang menempati ranking satu dunia tersebut.

Photo

Ganda nomor satu Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik gagal ke perempat final Malaysia Masters 2020. (The Star)

''Saya kira, kami bisa memberikan mereka perlawanan yang lebih baik,'' kata Wooi Yik sebagaimana dilansir dari media Malaysia The Star.

''Kami sangat kecewa tidak hanya karena kami kalah. Namun, kami kesal karena kami sama sekali gagal menerapkan strategi kami. Mereka sangat bagus dan bisa tampil kuat dengan begitu mudah,'' imbuhnya.

Aaron mengatakan bahwa level mereka saat ini memang jauh di bawah Marcus/Kevin. Untuk mengejar dan menyamai kelas Minions, mereka masih butuh waktu panjang.

''Kami harus belajar untuk sekonsisten mereka. Bagaimana mereka bisa tampil terbaik dalam setiap pertandingan. Kami jauh di belakang mereka. Itulah yang membuat mereka mengoleksi banyak sekali piala,'' kata Aaron mengomentari Marcus/Kevin.

Pada babak pertama Malaysia Masters 2020, Aaron/Wooi Yik mengalahkan senior mereka, peraih perak Olimpiade Rio 2016, Goh V Shem/Tan Wee Kiong dalam dua game 21-19, 21-18.

Kekalahan pada babak kedua pada edisi tahun ini adalah kemunduran. Sebab, pada Malaysia Masters 2019, Aaron/Wooi Yik sukses mencapai semifinal.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore