Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Maret 2020 | 01.30 WIB

Impian Juara Dunia Tiga Kelas Berbeda Asal Indonesia Pasca Pensiun

Daud Yordan - Image

Daud Yordan

JawaPos.com - Pemegang juara dunia di tiga kelas berbeda Daud ‘Cino’ Yordan sudah punya bayangan aktivitas baru jika nanti dia gantung sarung tinju.

Kemungkinan besar, Daud akan mengikuti jejak kakaknya Damianus Yordan dan mantan juara dunia kelas bulu WBA selama 10 tahun (2003-2013) Chris John untuk terjun ke dunia politik.

Daud mengaku ingin mencoba pengalaman baru di luar tinju. Salah satunya ikut berpolitik. Petinju asal Ketapang, Kalimantan Barat itu mengenal politik sejak 2015. Namun, baru dua tahun ke belakang, Daud mulai intens mengikuti politik Indonesia.

"Ingin mencoba pengalaman baru di 2024. Sekarang masih melihat peluang dulu. Maksudnya, seperti apa saya di mata masyarakat, apa yang diinginkan warga. Tapi tetap, saya nggak melupakan di mana awal karir saya, ya di tinju,” kata Daud kepada JawaPos.com.

Saat disinggung apakah sudah ada partai yang mendekatinya, Daud mengaku belum masuk partai apapun. Namun dia masih menjalin pertemanan dan komunikasi dengan beberapa partai. Lagi pula, kata dia, perjalanannya masih panjang.

“Saya senang aja masuk politik. Barangkali di wilayah gue yang terpencil (Ketapang, Kalbar), gue bisa bermanfaat bagi warga apa yang gue lakuin,” ujarnya.

Namun, sekali Daud menegaskan bahwa tinju tetap menjadi prioritasnya. Apalagi saat ini dia tengah mengasah dua petinju di sasana miliknya. Mereka adalah Sunardi Gamboa dan Hisar Mawan. Menurut Daud, mereka mempunyai bakat yang cukup bagus.

“Harapan saya, di sasana saya bisa lahir bibit-bibit petinju yang hebat. Sunardi dan Hisar adalah calon-calon penerus. Pastinya yang terus diharapkan agar bisa berprestasi juga,” terangnya.

Di sisi lain, pertandingan Daud yang seharusnya digelar pada April 2020, terpaksa ditunda karena wabah virus korona. Karena berita itu, Daud merasa kecewa. Sebab, ke depannya jadwal yang sudah disusun jadi berantakan.

Namun yang pasti, dia bakal tetap berlatih. “Tetap berlatih ringan saja di gym saya, jaga fisik. Lari setiap pagi. Rencana ke depan saya apa? Sedang diatur oleh manajemen saya. Virus ini sangat mengganggu, semua pertandingan olahraga di dunia semuanya ditunda kan,” ucap Daud.

Daud saat ini adalah pemegang gelar juara dunia kelas ringan IBA dan WBO oriental. Selain itu, Daud pernah menjadi juara kelas ringan WBC International, juara dunia kelas ringan IBO, dan juara dunia kelas bulu IBO.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore