
Daud Yordan
JawaPos.com - Pemegang juara dunia di tiga kelas berbeda Daud ‘Cino’ Yordan sudah punya bayangan aktivitas baru jika nanti dia gantung sarung tinju.
Kemungkinan besar, Daud akan mengikuti jejak kakaknya Damianus Yordan dan mantan juara dunia kelas bulu WBA selama 10 tahun (2003-2013) Chris John untuk terjun ke dunia politik.
Daud mengaku ingin mencoba pengalaman baru di luar tinju. Salah satunya ikut berpolitik. Petinju asal Ketapang, Kalimantan Barat itu mengenal politik sejak 2015. Namun, baru dua tahun ke belakang, Daud mulai intens mengikuti politik Indonesia.
"Ingin mencoba pengalaman baru di 2024. Sekarang masih melihat peluang dulu. Maksudnya, seperti apa saya di mata masyarakat, apa yang diinginkan warga. Tapi tetap, saya nggak melupakan di mana awal karir saya, ya di tinju,” kata Daud kepada JawaPos.com.
Saat disinggung apakah sudah ada partai yang mendekatinya, Daud mengaku belum masuk partai apapun. Namun dia masih menjalin pertemanan dan komunikasi dengan beberapa partai. Lagi pula, kata dia, perjalanannya masih panjang.
“Saya senang aja masuk politik. Barangkali di wilayah gue yang terpencil (Ketapang, Kalbar), gue bisa bermanfaat bagi warga apa yang gue lakuin,” ujarnya.
Namun, sekali Daud menegaskan bahwa tinju tetap menjadi prioritasnya. Apalagi saat ini dia tengah mengasah dua petinju di sasana miliknya. Mereka adalah Sunardi Gamboa dan Hisar Mawan. Menurut Daud, mereka mempunyai bakat yang cukup bagus.
“Harapan saya, di sasana saya bisa lahir bibit-bibit petinju yang hebat. Sunardi dan Hisar adalah calon-calon penerus. Pastinya yang terus diharapkan agar bisa berprestasi juga,” terangnya.
Di sisi lain, pertandingan Daud yang seharusnya digelar pada April 2020, terpaksa ditunda karena wabah virus korona. Karena berita itu, Daud merasa kecewa. Sebab, ke depannya jadwal yang sudah disusun jadi berantakan.
Namun yang pasti, dia bakal tetap berlatih. “Tetap berlatih ringan saja di gym saya, jaga fisik. Lari setiap pagi. Rencana ke depan saya apa? Sedang diatur oleh manajemen saya. Virus ini sangat mengganggu, semua pertandingan olahraga di dunia semuanya ditunda kan,” ucap Daud.
Daud saat ini adalah pemegang gelar juara dunia kelas ringan IBA dan WBO oriental. Selain itu, Daud pernah menjadi juara kelas ringan WBC International, juara dunia kelas ringan IBO, dan juara dunia kelas bulu IBO.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
