Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 27 Oktober 2019 | 17.00 WIB

Di Final, Sony Dwi Kuncoro Akan Melawan Pemain 19 Tahun Asal Indonesia

Sony Dwi Kuncoro lolos ke final Indonesia International Challenge 2019. - Image

Sony Dwi Kuncoro lolos ke final Indonesia International Challenge 2019.

JawaPos.com-Partai All Indonesian Final tersaji pada ajang Caffino Indonesia International Challenge 2019.
Kali ini datang dari sektor tunggal putra. Dua pemain beda generasi yakni Sony Dwi Kuncoro akan menghadapi Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay.

Sony dan Ikhsan memang memiliki rentang usia sangat jauh. Sony saat ini berusia 35 tahun. Sedangkan calon lawannya baru berumur 19 tahun.

Artinya, selisih usia mereka mencapai 16 tahun. Saat Sony sukses meraih perunggu Olimpiade Athena 2004, usia Ikhsan baru empat tahun!

Bertanding di GOR Bulutangkis Djarum, Magelang, Jawa Tengah, kemarin (26/10), Sony lebih dulu memastikan tempat di partai puncak. Juara Asia tiga kali itu mengalahkan Ng Tze Yong asal Malaysia dengan skor 21-18, 21-17.

''Pastinya senang bisa lolos ke final lagi, artinya apa yang saya harapkan bisa tercapai dan apa yang sudah saya perbaiki bisa membawa hasil yang baik pula. Intinya, setiap ada kesempatan, saya pasti berusaha untuk main maksimal dan memberikan penampilan terbaik,” kata Sony dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Photo

Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay akan melawan Sony Dwi Kuncoro di final. (PP PBSI)

Kembali lolos ke final, Sony mengaku tidak mau berpikir terlalu jauh untuk merebut gelar juara pada turnamen ini.

’’Saya nggak lihat ke arah situ, yang penting saya berusaha memberikan penampilan terbaik. Apa yang masih kurang di pertandingan ini harus diperbaiki di pertandingan besok. Apalagi lawan pemain muda, saya harus bisa menentukan pola main yang tepat,” jelas Sony.

Sementara itu, Ikhsan berhasil menjejak final berkat kemenangan dua game langsung atas tunggal putra Singapura, Jia Heng Jason Teh. Ikhsan unggul 21-16 dan 21-13.

''Untuk pertandingan hari ini (kemarin, Red) saya merasa lumayan puas. Walaupun di awal-awal sempat merasa tegang, tapi akhirnya bisa saya lewati. Saya juga bermain lebih siap di pertandingan kali ini, karena kemarin sudah mempelajari permainan lawan. Mungkin dia juga kelelahan,” ucapnya.

Bertemu di final melawan pemain sarat pengalaman seperti Sony, Ikhsan mengaku ingin tampil lepas. ''Saya nothing to lose saja. Karena ini pertama kalinya saya bertemu dengan Mas Sony. Tapi saya akan tetap berusaha memberikan penampilan terbaik. Mungkin saya akan mencoba untuk main agresif, tapi lihat kondisi juga besok. Kalau ternyata Mas Sony defense-nya rapat, saya akan ganti pola lagi,” ujarnya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore