
Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil
JawaPos.com-Ganda campuran junior nomor satu dunia Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil gagal mempertahankan gelarnya pada Kejuaraan Dunia Junior 2019.
Pada laga final di Kazan Gymnastics Center, Kazan, Rusia hari ini, Leo/Indah dikalahkan unggulan kedua asal Tiongkok Feng Yanzhe/Lin Fangling dalam dua game langsung 17-21, 17-21.
Pertandingan berjalan relatif singkat, hanya 44 menit.
"Saya tampil underperform, ada rasa tegang. Permainan itu kan nggak ada yang tahu, kadang enak kadang enggak. Di hari ini kami tidak pada peak permainan kami. Lawan di kelas junior itu-itu saja, jadi lawan sudah tahu sekali permainan kami," kata Leo dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.
"Hari ini saya kurang siap dan saya nggak bisa membalikkan keadaan. Saya tertekan dan nggak bisa mengatasi keadaan," timpal Indah.
Memang, sejak awal pertandingan, Leo/Indah terlihat tidak mampu mengembangkan permainan. Mereka selalu tertekan. Gagal mengambil momentum, kalah agresif, dan tak bisa mencuri inisiatif lebih dulu.
Pada game pertama, Feng/Lin memang berhasil lebih dulu mencapai interval. Namun, Leo/Indah tetap mampu menjaga kedudukan dan hanya tertinggal satu angka, 11-12.
Tetapi setelah itu, pasangan Tiongkok ini tiba-tiba melaju sangat kencang. Selain terus melakukan serangan, mereka memanfaatkan kesalahan demi kesalahan yang dilakukan Leo dan Indah.
Photo
Leo Rolly Carnando/Indah Cahya Sari Jamil selalu tertekan sepanjang pertandingan final. (PP PBSI)
Feng/Lin bahkan mampu mencetak enam angka beruntun, lalu melaju nyaman dan mencapai game point pada kedudukan 20-14. Leo/Indah berusaha keras untuk mengejar dan tidak kehilangan game pertama. Namun, mereka hanya mampu menambah tiga angka dan akhirnya menyerah.
Pada game kedua, kondisi serupa terjadi. Leo/Indah terlambat panas dan langsung tertinggal jauh 6-12. Dalam situasi buruk tersebut, Leo mendapatkan perawatan. Dia meminta dokter pertandingan untuk menyemprot punggung dan kedua kakinya dengan cairan penghilng rasa sakit.
Bermain dalam level tertinggi selama dua pekan dan turun pada dua nomor di ganda campuran dan ganda putra, memang sangat menguras fisik Leo.
Setelah mendapatkan perawatan, Leo/Indah pelan-pelan bangkit dan cuma tertinggal dua angka saja, 15-17.
Tidak cuma Leo, sang lawan, Lin, gantian mendapatkan perawatan pada bahu kanannya. Meski begitu, Leo/Indah tetap gagal menembus pertahanan rapat ganda Tiongkok tersebut.
Mereka dipaksa terus bertahan dan akhirnya melakukan kesalahan sendiri. Leo/Indah kembali menyerah pada game kedua dengan skor yang sama identik dengan game pembuka.
"Kalau dari permainan, seharusnya kami banyak main no-lob, dan tidak angkat bola terus. Kami banyak kehilangan poin, ketinggalan jauh, dan jadi nggak yakin sama permainan sendiri," ucap Leo.
Indonesia masih menyisakan dua wakil di final World Junior Championships 2019. Ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Amalia Cahaya Pratiwi dan ganda putra Leo/Daniel Marthin akan bertanding pada dua partai terakhir.
Keduanya kembali akan menghadapi ganda-ganda Tiongkok.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Landsliðið Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Skor Slovenia vs Makedonia Utara di Liga Nations UEFA: Fantje Kalahkan Tim Tamu
Prediksi Skor Skotlandia vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Kalahkan Tuan Rumah dengan Skor Telak
Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor San Marino vs Albania di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjte Menang Telak di Dogana
Prediksi Skor Filipina vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: The Azkals Menang Tipis Atas The Shaheens
Prediksi Skor Jamaika vs Honduras di CONCACAF Nations League: Reggae Boyz Menang Meyakinkan?
Prediksi Skor Moldova vs Kepulauan Faroe: Tuan Rumah Dibayangi Rapuhnya Lini Pertahanan
Prediksi Finlandia vs Belarus di UEFA Nations League: Pohjanpalo Siap Lanjutkan Ketajaman

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022