
Houston Rockets general manager Daryl Morey discusses the direction of the team with the media during a basketball news conference, Tuesday, April 19, 2011, in Houston, after the decision to part ways with NBA basketball head coach Rick Adelman. (AP Photo
JawaPos.com – Cuitan General Manager Houston Rockets Daryl Morey tentang demonstrasi di Hongkong Minggu (6/10) merembet menjadi perkara serius. Berbagai kalangan di Tiongkok kompak menyudutkan Rockets. Morey langsung meminta maaf dan memastikan itu hanya pandangan pribadi.
Tetapi, semuanya sudah telanjur memanas.
Semua berawal dari unggahan foto di Twitter Morey pada Minggu pagi. ”Berjuang demi perdamaian, berdiri bersama Hongkong.” Begitu bunyi tulisan pada foto tersebut.
Cuitan itu seketika viral. Beberapa pihak dari Tiongkok langsung meminta klarifikasi. Salah satu yang paling tegas adalah Federasi Basket Tiongkok (CBA). Sebab, mereka memiliki ikatan bisnis langsung dengan NBA.
Bukan hanya itu, CBA juga mengumumkan telah menghentikan sementara segala hubungan bisnis dengan Rockets. Padahal, sejatinya CBA punya ikatan mendalam dengan Rockets lantaran sedang dipimpin Yao Ming yang notabene mantan pemain Rockets.
Bukan hanya CBA yang bergerak. Kantor Konsulat Jenderal Tiongkok di Houston melayangkan surat protes. CCTV 5, chanel televisi olahraga milik pemerintah Tiongkok, yang rutin menyiarkan pertandingan NBA pun memastikan tidak akan menyiarkan pertandingan Rockets untuk sementara waktu.
”Kami meminta klarifikasi dan permintaan maaf atas pandangan yang salah itu,” tulis Konjen Tiongkok dalam pernyataan resmi.
NBA melalui Chief Communications Officer Mike Bass mengklarifikasi bahwa cuitan itu merupakan pandangan pribadi Morey. Mereka berharap hubungan bisnis kedua pihak tidak rusak karena peristiwa tersebut. ”Sampai saat ini kami masih sangat menghormati semua sisi budaya maupun kultur dari masyarakat Tiongkok,” ucap Bass.
Namun, langkah tersebut malah mendapatkan kritik dari politisi AS. Mereka menganggap NBA hanya peduli pada uang yang dihasilkan dari hubungan bisnis dengan Beijing dibanding perjuangan masyarakat Hongkong. ”Sekarang sudah jelas, NBA lebih tertarik pada uang daripada hak asasi manusia,” ucap senator Partai Republik Rick Scott dilansir CNN.
Basket luar biasa populer di Tiongkok. Musim lalu, penonton laga-laga NBA mencapai 500 juta orang. Pada Juni lalu, NBA mengikat kerja sama dengan konglomerasi internet Tiongkok, Tencent, senilai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 21,279 triliun.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
