Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 Oktober 2019 | 03.46 WIB

Cuitan GM Rockets Bikin Tiongkok Hentikan Siaran Laga-Laga NBA

Houston Rockets general manager Daryl Morey discusses the direction of the team with the media during a basketball news conference, Tuesday, April 19, 2011, in Houston, after the decision to part ways with NBA basketball head coach Rick Adelman. (AP Photo - Image

Houston Rockets general manager Daryl Morey discusses the direction of the team with the media during a basketball news conference, Tuesday, April 19, 2011, in Houston, after the decision to part ways with NBA basketball head coach Rick Adelman. (AP Photo

JawaPos.com – Cuitan General Manager Houston Rockets Daryl Morey tentang demonstrasi di Hongkong Minggu (6/10) merembet menjadi perkara serius. Berbagai kalangan di Tiongkok kompak menyudutkan Rockets. Morey langsung meminta maaf dan memastikan itu hanya pandangan pribadi.

Tetapi, semuanya sudah telanjur memanas.

Semua berawal dari unggahan foto di Twitter Morey pada Minggu pagi. ”Berjuang demi perdamaian, berdiri bersama Hongkong.” Begitu bunyi tulisan pada foto tersebut.

Cuitan itu seketika viral. Beberapa pihak dari Tiongkok langsung meminta klarifikasi. Salah satu yang paling tegas adalah Federasi Basket Tiongkok (CBA). Sebab, mereka memiliki ikatan bisnis langsung dengan NBA.

Bukan hanya itu, CBA juga mengumumkan telah menghentikan sementara segala hubungan bisnis dengan Rockets. Padahal, sejatinya CBA punya ikatan mendalam dengan Rockets lantaran sedang dipimpin Yao Ming yang notabene mantan pemain Rockets.

Bukan hanya CBA yang bergerak. Kantor Konsulat Jenderal Tiongkok di Houston melayangkan surat protes. CCTV 5, chanel televisi olahraga milik pemerintah Tiongkok, yang rutin menyiarkan pertandingan NBA pun memastikan tidak akan menyiarkan pertandingan Rockets untuk sementara waktu.

”Kami meminta klarifikasi dan permintaan maaf atas pandangan yang salah itu,” tulis Konjen Tiongkok dalam pernyataan resmi.

NBA melalui Chief Communications Officer Mike Bass mengklarifikasi bahwa cuitan itu merupakan pandangan pribadi Morey. Mereka berharap hubungan bisnis kedua pihak tidak rusak karena peristiwa tersebut. ”Sampai saat ini kami masih sangat menghormati semua sisi budaya maupun kultur dari masyarakat Tiongkok,” ucap Bass.

Namun, langkah tersebut malah mendapatkan kritik dari politisi AS. Mereka menganggap NBA hanya peduli pada uang yang dihasilkan dari hubungan bisnis dengan Beijing dibanding perjuangan masyarakat Hongkong. ”Sekarang sudah jelas, NBA lebih tertarik pada uang daripada hak asasi manusia,” ucap senator Partai Republik Rick Scott dilansir CNN.

Basket luar biasa populer di Tiongkok. Musim lalu, penonton laga-laga NBA mencapai 500 juta orang. Pada Juni lalu, NBA mengikat kerja sama dengan konglomerasi internet Tiongkok, Tencent, senilai USD 1,5 miliar atau sekitar Rp 21,279 triliun.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore