
Photo
JawaPos.com – Pengprov Perbasi Jawa Timur membuat gebrakan menjelang akhir tahun 2017. Untuk kali pertama, mereka menggelar kompetisi Liga Jatim.
Turnamen tersebut digelar mulai hari ini (16/12). Total, ada delapan tim yang dipastikan ambil bagian. Dari kontestan itu, tujuh tim berbasis di Surabaya. Mereka adalah CLS, BBM Viking, D-Mix, Mahameru, Familia, Wiramuda, dan SBC. Sementara itu, satu tim lainnya berasal dari Tuban, yakni Guardians.
Ketua Perbasi Jawa Timur Dwi Arya Nugraha Oktavianto mengungkapkan, ajang tersebut digunakan sebagai media untuk membangkitkan klub-klub di Jawa Timur. Jadi, bukan hanya sekolah yang berkembang dan punya kompetisi yang bagus dan berkelanjutan.
’’Saya ingin klub-klub bersejarah di Jawa Timur bisa eksis kembali,’’ ucap Vian, panggilan akrab Dwi Arya Nugraha Oktavianto. ’’Untuk tahun pertama, delapan dulu yang berpartisipasi. Pada tahun kedua, saya yakin peserta akan bertambah,’’ imbuhnya.
Batas usia pemain di ajang tersebut adalah 18 sampai 35 tahun. Namun, semua bukan pemain profesional yang terdaftar di kompetisi seperti Indonesian Basketball League (IBL) atau ASEAN Basketball League (ABL). ’’Formatnya kompetisi penuh. Lalu, empat tim akan berlaga di playoff yang digelar di DBL Arena Januari nanti,’’ ucap Vian.
Dari delapan tim itu, CLS menjadi unggulan teratas. Persiapan mulai dilakukan. Jumat sore (15/12), pemain CLS menggelar latihan di GOR Kertajaya. ’’Kami kombinasikan pemain muda dan beberapa pemain senior,” ujar pelatih CLS Koko Heru Setyo Nugroho.
Pada laga perdana hari ini, CLS akan bersua D-Mix di GOR Kertajaya. Meski difavoritkan, Koko tak ingin membebani para pemainnya pada laga tersebut. ’’Main maksimal saja. Tapi, yang jelas, kami ingin kemenangan,” katanya.
Untuk target, CLS enggan sesumbar. Sebab, Koko menilai kekuatan tim lawan juga makin seimbang. Untuk itu, dia bakal meminta anak asuhnya fokus dalam setiap laga yang dilakoni. ’’Step-by-step saja. Main maksimal di setiap game aja dulu,” tuturnya.
Sementara itu, Guardians yang menjadi satu-satunya wakil dari luar Surabaya juga ingin tampil maksimal. Sore ini, Guardians bakal berhadapan dengan Mahameru di DBL Academy. Laga tersebut sekaligus menjadi pembuka Liga Jatim 2017. ’’Anak-anak sudah siap mental dan fisik,” ungkap pelatih Guardians Dany Susetyo.
Dany menilai, timnya adalah underdog di ajang kali ini. Karena itu, para pemainnya bakal tampil tanpa beban. Meski demikian, anak asuhnya memiliki hasrat tinggi untuk membuat kejutan. ’’Kami targetkan minimal bisa tembus empat besar,” ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
