
Selebrasi Titus Bonai ketika membobol gawang Gresik United
JawaPos.com - Asa Gresik United (GU) untuk melaju ke babak knockout Piala Jenderal Sudirman kian terjal.
Itu terjadi setelah mereka kembali keok 0-1 dalam laga grup A kontra Sriwijaya FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Kamis (19/11).
Kekalahan tersebut adalah yang kedua setelah mereka dihajar 1-4 oleh tuan rumah Arema Cronus di laga pembuka (10/11).
Menurut pelatih Gresik United Widodo C. Putro bahwa kekalahan itu akibat tim asuhnya tak mendengar instruksinya.
“Padahal, sejak awal, saya menginstruksi para pemain untuk bermain terbuka,” kata Widodo C. Putro.
“Tapi, kenyataan tidak begitu. Entah mengapa instruksi saya tidak mampu dijalankan para pemain,” imbuhnya.
Widodo menilai, pemainnya yang mayoritas masih muda grogi untuk menghadapi pemain dengan nama besar Sriwijaya FC.
Itu membuat mereka tidak mampu memberikan perlawanan terbaik.
Sejatinya, GU mencoba bangkit dengan menekan jantung pertahanan lawan pada sepuluh menit terakhir. Namun, kata Widodo, semua sudah terlambat.
“Saya menyarankan agar pemain bermain nothing to lose saja sejak awal. Eh, mereka malah lebih banyak menunggu,” tuturnya.
Meski begitu, Widodo menyatakan masih optimistis dengan Laskar Joko Samudro. Kendati masih berada di dasar klasemen, Widodo sangat yakin peluang timnya untuk lolos ke babak delapan besar belum habis.
“Sebab, kami masih memiliki dua laga lagi. Kami harus memenangkan semua laga itu,”ucap Widodo.
Dalam laga ini Titus Bonai menjadi pahlawan kemenangan Sriwijaya FC dengan gol tunggalnya pada menit ke-34.
Dengan dua laga tersisa dan kondisi nol poin, jelas perjuangan Jefri Kurniawan dkk kian berat. Dua laga tersebut akan menjadi do-or-die.
Menang setidaknya dilakukan untuk menjaga peluang. Namun, kalau kalah atau seri, mereka akan langsung out. Itu harus mereka jalani melawan tim kuat Persija Jakarta dan Pelita Bandung Raya (PBR).

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
