
Karateka peraih medali emas di kejuaraan dunia WKF
JawaPos.com - Pelatih karate Indonesia Putu Dedi Mahardika merasa puas dengan prestasi para karateka asuhannya di Kejuaraan Dunia Karate yang diselenggarakan World Karate Federation (WKF).
Meski pada final, Minggu (15/11), Indonesia tidak menambah perolehan medali.
"Rata-rata kemampuan karateka dari luar negeri, terutama Eropa, lebih baik dari karateka kita," ujar Putu menanggapi kekalahan Indonesia di pertandingan final kejuaraan dunia karate di Hall 5 Indonesia Convention Exhibition (ICE) kawasan BSD, Tangerang, Banten, Minggu (15/11).
Menurut Putu, perolehan medali di kejuaraan kali ini di luar ekspetasi tim.
Ia mengaku, pada awalnya Indonesia hanya menargetkan medali perunggu.
"Ini pertama kalinya Indonesia mendapatkan medali di kejuaraan (karate) dunia." ujarnya.
Dalam final kejuaraan dunia karate, Minggu (15/11), Kontingen Indonesia memang tidak menambah pundi-pundi medali.
Sementara, perolehan Indonesia di final berada di urutan keempat dengan empat emas setelah Mesir, Turki, dan Jepang.
Putu menilai, prestasi karate di kejuaraan dunia tahun ini meningkat secara signifikan, karena inilah kali pertama karateka Indonesia mendapatkan medali.
Tidak tanggung-tanggung, medali yang didapatkan adalah emas sebanyak empat keping.
Karateka Indonesia yang turut menyumbang emas adalah Zigi Zaresta di nomor kata junior (17-18th) putra, Faqih Kuromi, Ceyco Georgia Zafanya, dan Muhammad Fahmi Sanusi dengan kategori kadet (15-16th), junior, dan U-21.
Meski begitu, sebagai pelatih, Putu berjanji berusaha lebih baik lagi di masa mendatang.
"Kita akan tetap mempertahankan (posisi) karena sekarang kita sudah berada di posisi lima besar." pungkas pelatih Karate Indonesia Putu Dedi Mahendra. (mg1/mg2/ndiJPG)

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
