Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 12 November 2015 | 18.31 WIB

Argentina Sedang Ompong

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Tak ada yang lebih dibenci publik Argentina selain sepak bola Brasil. 



Demikian pula sebaliknya. Rivalitas siapa yang paling hebat antara Diego Maradona versus Pele pun turut membumbui persaingan kedua negara tersebut. 



Besok pagi (13/11) di Estadio Monumental Antonio Vespucio Liberti Argentina akan bentrok versus Brasil dalam matchday ketiga kualifikasi Piala Dunia 2018 zona Amerika Latin. Pertemuan keduanya kali ini adalah edisi ke-97. 



Sejak pertandingan pertama kedua negara yang terjadi satu abad lalu, 20 September 1914 lalu, Argentina maupun Brasil mengantongi jumlah victory yang sama, 36 kali. 



Sedang laga berakhir imbang terjadi 24 kali. 



Nah, pada papan klasemen sementara Brasil pada posisi yang lebih baik yakni di posisi lima. Sementara Argentina terputuk di posisi ketujuh. 



Start Brasil dan Argentina dalam penyisihan Piala Dunia 2018 ini sama-sama buruk. Pada matchday pertama Brasil disikat Cile dengan skor 2-0 (8/10). Sementara Argentina dipermalukan Ekuador juga dengan skor 2-0 (8/10). 



Lalu dalam matchday kedua, Brasil membaik dengan mengalahkan Venezuela dengan skor 3-1 (13/10). Sementara Albiceleste, julukan Argentina, bermain imbang tanpa gol versus Paraguay (13/10). 



Argentina kurang diuntungkan menjelang laga yang dikenal dengan  Super Classico merika Latin itu. Tiga penyerangnya Lionel Messi, Sergio Aguero, dan Carlos Tevez harus menepi. Tumpuan lini depan Argentina disandarkan kepada Gonzalo Higuain, Paulo Dybala, dan Angel Di Maria. 



Seperti dikutip dari Marca kemarin (11/11), pelatih Argentina Gerardo 'Tata' Martino mengandalkan Higuan sebagai tukang gedor juara dunia dua kali itu. Penampilan El Pipita, julukan Higuain, di Napoli membuat Tata yakin tak salah pilih. 



"Kami harus bangkit dan mengejar kemenangan di kandang. Tidak adanya beberapa pemain, termasuk Messi sebagai kapten memang menyulitkan. Tapi kami harus menang," tutur Tata kemarin. 



Higuain memang sedang trengginas. Sebelas gol sudah dilesakkan pemain berusia 27 tahun itu buat Napoli di semua laga. Yakni Serie A  maupun Europa League. 



Kartu as lain dari Tata adalah Paulo Dybala. Dybala sejauh ini menjadi top skor buat Juventus dengan lima gol dari tujuh laga. Selain masih muda, 22 tahun, Dybala punya kemampuan dribel ciamik. 



Sementara itu, pelatih Brasil Dunga yakin jika timnya bisa memetik poin di Buenos Aires. Kondisi lini depan Argentina yang ompong akan dieksplorasi dengan semaksimal mungkin. 



Dunga merasa lebih konfiden dengan kehadiran David Luiz serta Neymar. Luiz sempat absen saat Brasil menang 3-1 atas Venezuela (13/10) lalu. Bek PSG itu sempat menderita cedera hamstring. 

Editor: Andi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore