
Pemain Louvre Surabaya (LVR) Michael Ayodele Kolawole melompat sebelum melakukan slam dunk saat melawan tim Satya Wacana Salatiga (SWS) pada pertandingan IBL 2020 di Mahaka Square, Jakarta, Sabtu (1/2).Louvre Surabaya (LVR) menang melawan Satya Wacana Sa
JawaPos.com - Indonesian Basketball League (IBL) 2021 seri pertama dipastikan bakal berlangsung di Jakarta. Mahaka Square, Kelapa Gading, dipilih sebagai arena penyelenggara.
IBL 2021 dibuat dua fase. Fase pertama penyelenggaraan meliputi seri 1, 2, dan 3. Kemudian, fase kedua merupakan gelaran seri 4, playoff, hingga final. ”Tapi, sementara kami fokus untuk seri pertama dulu,” ujar Dirut IBL Junas Miradiarsyah kepada Jawa Pos kemarin.
Hari ini (15/12), pihak IBL bersama para stakeholder lain seperti pemerintah setempat, keamanan, dan tim kesehatan bakal melakukan simulasi penyelenggaraan di Hotel Santika, Kelapa Gading.
Baca Juga: Dua Pemain Naturalisasi Perkuat Timnas Muda di Divisi Teratas Liga
Junas menyatakan, simulasi dilakukan, mulai kedatangan atlet, fasilitas penginapan, ke lapangan pertandingan, bertanding, hingga setelahnya. ”Termasuk untuk media juga,” jelasnya.
IBL rencananya bergulir pada 15 Januari dan diharapkan bisa tuntas sampai akhir Maret. Atau, sebelum memasuki bulan puasa. Karena pertimbangan situasi pandemi, protokol kesehatan yang ketat dengan sistem karantina tetap diberlakukan.
Selain itu, IBL belum melibatkan penonton langsung di lapangan.
Pada musim ini, seharusnya IBL lebih semarak. Sebab, musim ini diikuti 12 tim peserta. Selain sembilan peserta musim sebelumnya, ada tambahan tiga tim, yakni timnas Muda Indonesia, West Bandits Solo, dan Bali United Basketball.
Setiap klub harus melengkapi susunan pemain paling lambat pada 24 Desember 2020. Untuk mempermudah klub-klub mencari pemain, IBL sudah menyerahkan data-data pemain.
Di sisi lain, dipilihnya Jakarta sebagai tuan rumah membuat tim ibu kota seperti NSH lebih percaya diri. NSH menjadi tim yang cukup diperhitungkan jika melihat capaiannya musim lalu dengan berada di peringkat kedua di bawah Indonesia Patriots.
Manajer NSH Yusuf Arlan Ruslim menuturkan, tantangan IBL musim depan lebih berat. Namun, pihaknya tidak bisa menyebutkan tim mana saja yang bakal menjadi kompetitor utama karena masih saling meraba kekuatan. ”Semua lawan berat,” ujarnya.
`Tim Jakarta lainnya seperti Pelita Jaya cukup optimistis menjalani musim IBL 2021. Apalagi, setelah mereka mendapatkan tanda tangan Vincent Rivaldi Kosasih dan Agassi Goantara. Dua pemain tersebut menambah pemain berlabel timnas setelah sudah memiliki Andakara Prastawa.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
