
CARSON, CALIFORNIA - AUGUST 14: Guillermo Rigondeaux (L) fights John Riel Casimero (R) during their WBO Bantamweight title 12 round bout at Dignity Health Sports Park on August 14, 2021 in Carson, California. Michael Owens/Getty Images/AFP (Photo by Mic
JawaPos.com-Legenda asal Filipina John Riel Casimero mendapatkan perlawanan sangat sengit dalam pertarungan perebutan sabuk juara dunia kelas batam WBO.
Casimero berduel keras melawan petinju legendaris asal Kuba Guillermo Rigondeaux dalam 12 ronde di Dignity Health Sports Park, Carson, California kemarin (14/8). Hasilnya, Casimero menang angka tipis dengan split-decision. Tiga wasit dalam duel ini memberikan nilai yang berbeda.
Tim Cheatham memberikan kemenangan kepada Rigondeaux dengan skor 115-113. Namun, Robert Hoyle (117-111) dan Daniel Sandoval (116-112) memutuskan bahwa Casimero berhak meraih kemenangan.
Walaupun menang tipis, tetapi Casimero tetap bahagia. Meskipun, fakatnya, kemenangan angka ini bisa disebut sebagai sebuah penurunan. Sebab, dalam enam duel sebelumnya, petinju 31 tahun tersebut selalu saja menang KO.
Photo
John Riel Casimero merayakan keberhasilannya mengalahkan Guillermo Rigondeaux dalam duel perebutan sabuk juara dunia kelas bantam WBO di Dignity Health Sports Park, Carson, California. (Michael Owens/Getty Images/AFP)
Dalam duel ini, Casimero memang sulit sekali menghancurkan pertahanan Rigondeaux. Walau begitu, Casimero tetap tampil lebih buas, agresif, dan menciptakan kombinasi pukulan-pukulan sangat berbahaya.
"Harapan saya menang KO," kata Casimero dikutip dari USA Today. "Saya dan seluruh fans saya menginginkan hal tersebut. Saya sudah melakukan upaya terbaik untuk menjatuhkan dia. Tetapi dia cuma berlari saja dan tidak bertarung," klaim Casimero.
Rigondeaux memang bukan petarung muda. Usianya sudah 40 tahun. Tetapi pengalamannya sangat luar biasa. Dia adalah peraih emas kelas bantam Olimpiade Sydney 2000 dan Athena 2004. Selain itu, dia juga dua kali menjadi juara dunia kelas amatir yakni pada 2001 dan 2005.
Jadi, Rigondeaux sangat paham bagaimana bertarung yang efektif. Rigondeaux sadar bahwa gayanya itu tidak menghibur. Tetapi cukup ampuh untuk meraih kemenangan demi kemenangan.
"Tidak ada yang ingin bertarung melawan saya, sebab saya akan membikin mereka frustrasi di atas ring," ucap Rigondeaux kepada USA Today.
"Saya mendaratkan pukulan yang pas. Tujuannya adalah agar saya meraih kemenangan. Inilah cara saya menang. Saya memiliki skill yang merupakan anugerah dari Tuhan. Dan inilah cara saya menunjukkannya," tambahnya.
"Saya adalah petarung yang unik. Inilah gaya saya dan hanya saya sendiri yang paham. Kamu bisa lihat, saya lebih baik dari siapapun di kelas ringan. Jadi, saya akan terus bertarung," imbuh Rigondeaux yang ingin terus berlaga dan menolak untuk pensiun.
Dengan kemenangan ini, Casimero sudah memiliki rencana-rencana ke depan. Dia akan memburu pertarungan melawan kompatriotnya Nonito Donaire. Lalu, andai menang, dia berambisi menantang salah seorang petinju terbaik di semua kelas saat ini, Sang Monster asal Jepang Naoya Inoue.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
