Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 15 Agustus 2021 | 04.59 WIB

Bonus Naik Rp 500 Juta, Jokowi Harap Semangat Atlet Meningkat

Jokowi Greysia Apriyani Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bonus - Image

Jokowi Greysia Apriyani Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden Bonus

JawaPos.com – Penghargaan berupa uang tunai kepada pahlawan olahraga Indonesia mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada Olimpiade Rio 2016, peraih emas berhak mendapat bonus Rp 5 miliar. Pada Olimpiade Tokyo 2020 kali ini, jumlahnya naik Rp 500 juta.

Presiden Joko Widodo menyerahkan langsung apresiasi itu di Istana Kepresidenan Bogor kemarin (13/8).

’’Saya beserta seluruh rakyat sangat bangga atas perjuangan, atas kerja keras yang telah Saudara-Saudara lakukan di Tokyo. Dan sangat mengapresiasi hasil medali yang telah diraih,’’ kata Jokowi dalam sambutannya.

Greysia Polii dan Apriyani Rahayu menerima masing-masing Rp 5,5 miliar. Sementara itu, Eko Yuli Irawan yang meraih perak mendapat bonus Rp 2,5 miliar.

Anthony Sinisuka Ginting, Windy Cantika Aisah, dan Rahmat Erwin Abdullah yang meraih perunggu berhak atas bonus Rp 1,5 miliar.

’’Terima kasih atas medali emas yang diberikan oleh bulu tangkis ganda putri. Ini melanjutkan tradisi medali emas Indonesia di Olimpiade dari cabang bulu tangkis,’’ lanjutnya.

Para pelatih juga tak ketinggalan mendapatkan bonus tersebut. Pelatih atlet yang meraih emas mendapat Rp 2,5 miliar, perak Rp 1 miliar, dan perunggu Rp 600 juta. Atlet dan pelatih yang tidak meraih medali tetap mendapat apresiasi. Masing-masing diberi bonus Rp 100 juta.

Hal tersebut sebelumnya juga diberikan kepada atlet yang lolos ke Olimpiade Rio 2016. Bonus itu hanya berlaku untuk Olimpiade dan Paralimpiade.

’’Kalau Asian Games dan SEA Games (yang tidak dapat medali, Red) tidak mendapat bonus. Sebab, tujuan utama kami memang Olimpiade dan Paralimpiade,’’ kata Sesmenpora Gatot S. Dewa Broto kepada Jawa Pos.

Ketua Komite Olimpiade Indonesia Raja Sapta Oktohari menyambut baik apresiasi negara terhadap atlet yang telah berjuang di Olimpiade tersebut. Adanya kebijakan itu bisa menambah semangat agar atlet lebih termotivasi untuk tampil di Olimpiade.

’’Atlet yang bisa tampil di Olimpiade ini memang berbeda dengan atlet yang tampil di Asian Games ataupun ajang lainnya. Sebab, mereka yang tampil di Olimpiade ini harus lolos kualifikasi yang diikuti seluruh atlet di dunia,’’ kata Okto.

Di sisi lain, para atlet mengatakan akan memanfaatkan bonus tersebut secara bijak. Sebagian besar akan ditabung untuk keperluan masa depan. Greysia sudah berpikir akan menggunakan bonus itu untuk investasi.

’’Yang pasti ditabung dulu ya buat nanti hari tua. Kami kan tidak selamanya di bulu tangkis. Jadi, harus pintar mengelolanya,’’ tutur Greysia.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore