
Philip FONG/AFP TAMBAH BIAYA: Para pekerja mengebut penyelesaian sebuah bangunan di kompleks Stadion Nasional Tokyo (27/3). Karena ditunda, biaya penyelenggaraan Olimpiade 2020 melonjak tajam.
JawaPos.com - Ditundanya Olimliade Tokyo ke tahun depan berdampak pada keraguan para sponsor untuk mendukung pesta olahraga terbesar itu.
Menurut survei terbaru, sebanyak dua pertiga sponsor Olimpiade Tokyo 2020 belum memutuskan apakah akan melanjutkan kerjasama atau tidak.
Lembaga penyiaran publik Jepang NHK mengungkapkan bahwa sebanyak 65 persen sponsor yang disurvei mengatakan mereka belum memutuskan apakah akan memperpanjang dukungan finansial setahun lagi.
Menurut NHK, beberapa perusahaan menyuarakan keprihatinan bahwa aktivitas promosi mereka seputar Olimpiade mungkin dibatasi karena tindakan pengurangan kerumunan yang diterapkan untuk melawan virus korona baru.
Mereka juga khawatir Olimpiade bisa dibatalkan sama sekali, dengan banyaknya pejabat senior Olimpiade mengatakan Olimpiade Tokyo harus dilaksanakan tahun depan atau tidak sama sekali.
Banyak juga yang mengatakan mereka belum memutuskan untuk memperpanjang sponsorship. Sebab, mereka belum membuka negosiasi dengan penyelenggara.
Lebih dari dua pertiga (68 persen) responden mengatakan bahwa virus korona telah merusak situasi finansial mereka sendiri. Sementara itu, penyelenggara Olimpiade harus mendanai penundaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.
Penyelenggara Tokyo 2020 telah menolak untuk memberi label harga pada biaya tambahan penundaan Olimpiade selama setahun. Namun Komite Olimpiade Internasional (IOC) telah menyisihkan USD 800 juta.
Menurut anggaran terbaru, Olimpiade akan memakan biaya USD 12,6 miliar yang terbagi antara komite penyelenggara, pemerintah Jepang, dan Kota Tokyo.
Sponsor "Emas" Tokyo 2020 termasuk nama-nama perusahaan Jepang seperti Canon, NEC, dan Asahi Breweries. Sementara raksana otomotif Toyota adalah sponsor Olimpiade secara global.
Menurut versi terbaru anggaran Tokyo 2020, sponsorship lokal akan mendatangkan USD 3,3 miliar, lebih dari setengah keuntungan yang diproyeksikan USD 5,9 miliar.
Sejak penundaan, para pejabat telah menekankan perlunya merampingkan Olimpiade, baik dalam biaya maupun organisasi.
“Kami masih mencari cara untuk menyederhanakan organisasi Olimpiade, bagaimana kita mengurangi kerumitan Olimpiade, bagaimana kita bisa menghemat biaya untuk Olimpiade yang tertunda ini,” kata Presiden IOC Thomas Bach.
Kepala eksekutif Tokyo 2020 Toshiro Muto mengatakan terdapat 200 proposal di meja untuk menyederhanakan Olimpiade. Tapi dia menolak untuk memberi rincian lebih jauh. Untuk surveinya, NHK mensurvei 78 sponsor Olimpiade dan Paralimpiade. Mereka menerima tanggapan dari 57 sponsor.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
