Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Januari 2020 | 16.38 WIB

Ace Challenge, Gerakan Unik Untuk Membantu Korban Kabakaran Hutan

Nick Kyrgios of Australia reacts during his men - Image

Nick Kyrgios of Australia reacts during his men

JawaPos.com-Pedihnya penderitaan korban kebakaran hutan di Australia menggerakkan hati para petenis dunia untuk ikut meringankan beban mereka. Selain berdonasi secara langsung, salah satu gerakan yang membuat mereka lebih bersemangat bertanding adalah ace challenge. Ace adalah pukulan servis yang gagal dikembalikan lawan. Setiap ace yang tercipta dalam sebuah pertandingan akan dikonversi menjadi uang untuk disumbangkan kepada para korban.

---

Seperti musim-musim sebelumnya, pada awal tahun seperti ini, sebagian besar kalender kompetisi tenis dunia berlangsung di Australia. Di antaranya adalah ATP Cup, Brisbane International, hingga puncaknya grand slam Australia Terbuka yang start pada 20 Januari mendatang.

Alasan utamanya, cuaca Benua Australia lebih bersahabat ketimbang Eropa yang masih membeku. Namun, kondisi Australia awal tahun ini berbeda. Di beberapa bagian New South Wales dan Victoria, wilayahnya diamuk api. Puluhan korban pun berjatuhan. Setidaknya 24 orang tewas dan ratusan juta hewan terpanggang.

Kondisi tersebut menggerakkan hati beberapa petenis dunia untuk berempati. Mereka kini gencar menggalang dana untuk menyalurkan bantuan sebesar-besarnya kepada para korban.

Salah satu gerakan yang terus membesar adalah ace challenge. Sejauh ini, penyelenggara ATP Cup dan Australia Terbuka sudah menyatakan resmi terlibat di dalamnya. Selain itu, mereka sedang merencanakan banyak event lainnya. ’’Yang jelas, hati kami ikut tersayat menyaksikan kebakaran hutan yang memorak-porandakan negeri ini,’’ ucap Craig Tiley, CEO Federasi Tenis Australia, seperti dilansir BBC.

Petenis Australia yang selama ini terkenal bengal, Nick Kyrgios, menjadi penggagas gerakan sosial tersebut. Melalui akun Twitter-nya, pada 1 Januari lalu ranking ke-30 dunia tersebut meminta Federasi Tenis Australia menggelar sebuah acara pra-grand slam Australia Terbuka untuk wadah penggalangan dana bagi korban bencana.

Sehari berselang, petenis 24 tahun itu juga mengumumkan bakal mendonasikan AUD 200 (Rp 2 juta) untuk setiap ace yang diciptakan di ajang ATP Cup. ’’Aku tidak peduli dengan pujian yang datang. Ini hanya cara yang bisa aku lakukan untuk membantu (para korban),’’ kata Kyrgios seperti dilansir ABC. Kyrgios tampak tak bisa membendung air mata ketika diwawancarai mengenai gerakannya itu setelah melakoni laga perdananya di ATP Cup.

Gagasan-gagasan Kyrgios itu lantas menjadi viral. Banyak petenis lain yang tergerak untuk mengikutinya. Salah satunya kompatriot Kyrgios, Alex de Minaur. Pada hari yang sama, penyelenggara ATP Cup juga meluncurkan gerakan Aces Bushfire Relief. Jadi, ATP Cup secara resmi mengumumkan bahwa setiap ace yang tercipta di ajang tersebut akan dihargai AUD 100 (Rp 1 juta). Jumlah uang yang terkumpul nanti disumbangkan kepada korban bencana.

Mereka memprediksi ada 1.500 ace yang tercipta sepanjang turnamen. Dengan asumsi itu, panitia ATP Cup memperkirakan sanggup mengumpulkan dana AUD 150 ribu (Rp 1,5 miliar).

’’Ini adalah cara unik yang bisa kami lakukan untuk membantu para korban dalam menghadapi sekaligus men-support mereka untuk bangkit dari musibah tersebut,’’ ucap Direktur Turnamen ATP CUP Tom Larner.

Hingga hari ini, ATP Cup masih berlangsung. Belum ada update mengenai jumlah uang yang sudah dihimpun. Turnamen yang diikuti 24 negara itu bakal berakhir pada 12 Januari.

Sebelumnya, pada 3 Januari, giliran Federasi Tenis Australia yang menyusul menerima tantangan Kyrgios. Sebagai penyelenggara Australia Terbuka, mereka mengumumkan akan membuat acara bertajuk AO Rally for Relief di Rod Laver Arena, Melbourne, pada 15 Januari.

Acara tersebut rencananya berbentuk pertandingan ekshibisi yang melibatkan bintang-bintang tenis top. Selain itu, pada 19 Januari, sehari sebelum Australia Terbuka bergulir, Federasi Tenis Australia akan membuat sebuah event musik bertajuk AO Music for Relief untuk kembali mengumpulkan donasi.

---

Fakta Seputar Ace Challenge

Setiap ace yang tercipta di ATP Cup dihargai AUD 100 (Rp 1 juta) oleh pihak penyelenggara. Dengan prediksi 1.500 ace tercipta sepanjang ajang tersebut, ATP Cup memprediksi bisa mengumpulkan AUD 150 ribu (Rp 1,5 miliar) untuk korban kebakaran hutan Australia.

Petenis Australia Nick Kyrgios berjanji secara individu menyumbangkan AUD 200 (Rp 2 juta) untuk setiap ace yang dia buat di ATP Cup. Di pertandingan pertamanya melawan Jan-Lennard Struff (3/1), dia membuat 20 ace. Jadi, total sudah AUD 4.000 (Rp 38 juta) yang dia kumpulkan.

Federasi tenis Australia juga menyelenggarakan laga ekshibisi untuk menggalang dana bagi korban bencana kebakaran hutan Australia. Acara akan berlangsung pada 15 Januari mendatang di Rod Laver Arena.

Ranking kedua dunia Novak Djokovic sudah berkomitmen menyumbang bagi korban bencana senilai AUD 25 ribu (Rp 238 juta) dengan uang pribadinya.

Editor: Ainur Rohman
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore