
Mini
JawaPos.com – Reli Dakar merupakan balapan ketahanan ratusan kilometer setiap harinya. Itu jelas membutuhkan fisik yang prima. Meski demikian, hal tersebut tak menjadi masalah besar bagi Carlos Sainz yang menapaki usia 57 tahun. Di usia yang ”sepuh”, pria asal Spanyol itu membuktikan masih bisa kompetitif di ajang Reli Dakar tahun ini.
Buktinya, dia memenangi etape ketiga di jalur ganas Kota Neom, Arab Saudi (7/1). Yang tak kalah menarik, Sainz adalah pereli kedua dari Bahrain JCW X-Raid Team yang menang di Arab Saudi kali ini. Yakni, setelah rekan setimnya Stephane Peterhansel yang finis tercepat pada etape pertama dari Jeddah ke Al Wajh.
Hasil tersebut membuat ayah pembalap Formula 1 Carlos Sainz Jr itu memenangi 33 etape sepanjang karirnya. Sainz unggul 3 menit 31 detik dari Nasser Al Attiyah yang finis kedua. ”Hari yang indah di gurun, dengan ritme yang bagus dan navigasi dari Lucas Cruz,” tulis Sainz di akun Instagram-nya.
Photo
Pembalap Spanyol Carlos Sainz sudah berusia 57 tahun. Namun dia masih bisa menang pada Reli Dakar 2019. (ANDRE PAIN/EPA-EFE)
Sementara itu, Jalur di Neom menjadi ”kuburan” buat juara dunia WRC 2014, Khalid Al Qassimi. Dia mengalami kecelakaan menjelang kilometer ke-300. Untung, dia dan navigatornya, Xavier Panseri, masih sadar walaupun mobil Peugeot 3008 DKR yang mereka kendarai hancur.
Di sisi lain, juara bertahan Nasser Al Attiyah kembali ke persaingan setelah finis kedua pada etape ketiga. Itu membuatnya kembali ke ranking kedua klasemen sementara.
Menurut Al Attiyah, navigasi Reli Dakar tahun ini cukup sulit. Walaupun sebenarnya dia memahami karakteristik jalur di Arab Saudi.
Dia menerangkan, sisa etape pada pekan depan bakal lebih menantang. ”Kami akan kerja lebih keras karena minggu depan akan ada lebih banyak bukit pasir,” katanya.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
